PADANG, METRO–Kebakaran beasar terjadi di Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang pada Selas (26/12) sekitar pukul 02.00 WIB. Tiga toko berserta satu unit rumah ludes dilahap si jago merah yang mengamuk pada dinihari tersebut.
Beruntungnya, musibah kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara, kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta. Bangunan tersebut diketahui merupakan milik suatu keluarga (KK) dengan lima orang anggota keluarga, atas nama Jasman (60) dan Yosnita (56).
Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sutan Hendra, kejadian tersebut dilaporkan saksi bernama Maya (30) yang melihat api dari salah satu toko dan langsung ditindaklanjuti.
“Saksi melihat api dari salah satu tokonya, lalu saksi menelpon ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Laporan tersebut masuk pada pukul 02. 01 wib, dan unit pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi,” kata Sutan Hendra kepada wartawan.
Dijelaskan Sutan Hendra, dalam penanganan kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan sebanyak tujuh unit armada dengan 50 orang personil, yang dibantu TNI/Polri, serta PLN di lokasi.
“Karena kebakaran tersebut terjadi di pinggir jalan yang padat penduduk, kami bergerak cepat untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lainnya,” jelas Sutan.
Menurut Sutan, setelah kurang lebih 30 menit berjibaku dengan api, akhirnya petugas berhasil memadamkan api, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan, dan memastikan tidak ada lagi api. “Api berhasil di padamkan pukul 02.30 wib,” ujarnya.
Dijelaskannya, akibat kebakaran tersebut, kerugian materil di taksir mencapai Rp. 750 juta rupiah, untuk sementara penyebab kebakaran belum di ketahui, dan diserahkan sepenuhnya penyidikan ke pihak Kepolisian. “Tidak ada korban jiwa. Yang timbul hanya kerugian materil,” tegasnya.
Sementara, Camat Padang Selatan, Jasman, mengungkapkan bahwa toko-toko tersebut digunakan untuk menjual peralatan elektronik, pangkas, menjual berbagai jenis burung, serta service peralatan elektronik.
“Tidak ada barang yang bisa di selamatkan. Pemko Padang melalui Dinsos dan juga pihak Kecamatan sudah mendatangi korban untuk menyerahkan bantuan berupa bahan pokok,” ungkapnya. (brm)





