PAYAKUMBUH, METRO— BNN Kota Payakumbuh menangkap 10 orang tersangka peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu, ganja dan pil ektasi diberbagai tempat/daerah yang masuk dalam wilayah kerjanya. Dalam pengungkapan kasus itu juga diamankan Barang Bukti (BB) Narkoba dengan jumlah Ganja kering (396,24 Gram), Sabu (133.67 Gram) serta Pil Ektasi sebanyak 7 butir.
Mereka yang ditangkap itu, selain pemakai, pengedar juga bandar Narkoba termasuk Residivis Narkoba. Puluhan tersangka yang ditangkap itu berasal dari 6 kasus yang berhasil diungkap selama tahun 2023.
Jumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan itu lebih banyak dari Barang Bukti yang diamankan pads tahap n sebelumnya.
“Selama tahun 2023 ini kita berhasil ungkap 6 Kasus Narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 10 orang. Pengungkapan kasus ini kita lakukan diwilayah Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Agam Timur,” ucap Kepala BNNK Payakumbuh, Febriwn Jufril, Jumat (22/12) di Kantornya saat menggelar Press Release.
Ia juga menambahkan, jumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan, khususnya Sabu naik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu jumlah Barang Bukti (BB) pengungkapan Narkoba tahun ini naik dibandingkan tahun sebelumnya, Khusus Sabu yang tahun lalu cuma 50 gram, untuk tahun ini naik jadi 133.67 Gram,” tambah Febrian Jufril.
Pengungkapan yang dilakukan jajarannya menurut Putra Mantan Kapolres Bukittinggi itu, melebihi target yang ditetapkan oleh BBN RI yang hanya 2 Laporan Kasus Narkoba/LKN. “Jumlah LKN kita tahun ini lebih tinggi dari target 2 LKN dari BNN RI, kita ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba,” ucapnya diamini Ketua Tim Pencegahan Indra Yulita, Ketua tim Rehabilitasi Gerry Willyando, Ketua Tim Pemberantasan Refki Saputra serta Ketua Tim Dayamas Denni Ashar.
Selain berhasil mengungkap 6 kasus Narkoba, BNNK Payakumbuh juga melakukan Program Advokasi P4GN, Penyebarluasan Informasi dan Edukasi P4GN, Layanan Asesmen Terpadu (TAT) atau layanan Asesmen kepada tersangka yang sedang dalam proses penyidikan untuk mengetahui keterlibatan dalam jaringan Tindak Pidana Narkoba serta deteksi dini atau tes urine diberbagai lingkungan/lembaga dengan jumlah mencapai 1.117 orang.
Payakumbuh Sedang Tak Baik Baik Saja
Kepala BNNK Payakumbuh juga menyebutkan bahwa kondisi Payakumbuh saat ini sedang tidak baik-baik saja dengan maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba.
“Payakumbuh sedang tidak baik-baik saja saat ini, selain BNNK yang berhasil ungkap 6 LKN, Polres Payakumbuh juga berhasil melakukan pengungkapan sekitar 40 kasus hingga November. Ini kami ketshui saat melakukan koordinasi beberapa waktu lalu. Tingginya pengungkapan Kasus Narkoba karena permintaan yang sangat besar dari para pemakai, untuk itu butuh kerjasama semua pihak dalam memungkap Kasu Narkoba,” ucapnya. (uus)






