PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kelanjutan Pembangunan Monas PDRI, YPP-PDRI Minta Pemprov dan Pemkab Serius Menyikapi  

0
×

Kelanjutan Pembangunan Monas PDRI, YPP-PDRI Minta Pemprov dan Pemkab Serius Menyikapi  

Sebarkan artikel ini
Sekretaris YPP-PDRI , Ferizal Ridwan

LIMAPULUH KOTA, METRO — Yayasan Peduli Pejuang Pemerintah Darurat Republik Indonesia (YPP-PDRI) meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Ka­bupaten Limapuluh Kota serius terhadap kelanjutan pembangunan Monumen Nasional (Monas) PDRI dan beberapa tugu PDRI di daerah.  Ketika pembangunan Monas PD­RI Nagari Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima­puluh Kota bakal dimulai pembangunannya bebe­rapa tahun yang lalu, su­dah ada kesepakatan enam kementerian yakni Kementerian dalam Ne­geri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Sosial.

“Keenam kementerian tersebut sepekat dan ber­komitmen akan membangun Monumen dan Tugu Bela Negara di lokasi bersejarah lahirnya PDRI ter­sebut,” sebut Ketua YPP-PDRI, Drs. Ben Yuza di­dampingi Sekretaris, Ferizal Ridwan, Rabu (20/12).

“YPP-PDRI 1948-1949 meminta agar Pemprov Sumbar dan Pemkab Lima­puluh Kota untuk serius terhadap bagaimana ke­sem­purnaan dan kelengkapan Monas PDRI di Nagari Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh dan penyelesaian pembangunan beberapa Tugu PDRI di lima daerah lainnya yang merupakan tem­pat lahirnya PDRI,” katanya menambahkan.

Baca Juga  Perantau Minang di Riau Puji Kegigihan Bupati Irfendi Arbi Promosikan Prodak UMKM 

Ferizal Ridwan tidak ingin pengalaman beberapa tahun sebelumnya, bahwa pembangunan Monas PDRI tersebut mang­krak akibat tidak seriusnya pemda dalam mengurus. “Pembangunan Monas ini sempat mangkrak, seperti yang terjadi pada 2015 sampai dengan 2018,” ujarnya.

Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 itu menyebut, bahwa ketika dirinya menjabat sebagai Plh. Bupati Limapuluh Kota pada tahun 2007, YPP PDRI menyurati Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Men­kopolhukam) dan Kementerian Pertahanan yang isinya agar Pemerintah Pusat melanjutkan pem­­bangunan Monas PDRI tersebut.

“Alhamdulillah pada 2018 pembangunan Monas PDRI yang sempat mangkrak dilanjutkan dan pada 2021 fasilitas pendukung lainnya seperti jalan penyanggah Monas tersebut dan fasilitas lainnya juga berangsur dibangun,” katanya.

Baca Juga  Berkompetisi di Top 30 Myres Tingkat Nasional, Dua Siswa MTsN 6 Kabupaten 50 Kota Bawa Nama Sumbar

Namun, Ferizal Ridwan sangat menyangkan perjuangan panjang yang dilakukan YPP-PDRI sejak tahun 2000 berperan dalam meluruskan sejarah, khususnya sejarah untuk daerah basis PDRI malah seakan tidak dianggap oleh Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota.

“Sejak berdiri pada tahun 2000, YPP-PDRI telah melakukan banyak kegiatan dan aksi perjuangan, diantaranya menuntut dan memperjuangkan Kepres Pengakuan PDRI, memperjuangkan pengakuan kepahlawanan Mr. Syafruddin Prawiranegara, memprakarsai peringatan PDRI setiap tahun dari 1994 serta mengusulkan perhatian khusus dan keistimewaan seperti mo­numen PDRI, Tugu PDRI dan lainnya,” ungkap Ferizal Ridwan. “Namun sayang, saat ini Pemrov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota tidak lagi mengi­kutsertakan YPP-PDRI sebagai stakeholder,” pung­kasnya. (uus)