BERITA UTAMA

Debat Cawapres, Gibran Targetkan Pengembangan UMKM Kreatif Buka 19 Juta Lapangan Kerja

0
×

Debat Cawapres, Gibran Targetkan Pengembangan UMKM Kreatif Buka 19 Juta Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
DEBAT— Gibran Rakabuming Raka saat acara Debat Kedua Cawapres Pemilu 2024.

JAKARTA, METRO–Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka memaparkan visi-misinya saat acara Debat Kedua Cawapres Pemilu 2024 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/12).

Gibran menyampaikan sejumlah langkah yang ingin dicapainya, di anta­ranya untuk menaikkan nilai tambah produk Indonesia.

“Kita harus mampu ke­luar menaikkan nilai tam­bah di dalam negeri, di tengah gempuran perang dagang konflik geopolitik rata-rata di 5%, per­tum­buhan ekonomi berkualitas dengan penurunan angka kemiskinan dan juga angka inflasi terkendali,” ujar Gibran.

Selain itu, Gibran juga menekankan pada keber­lanjutan hilirisasi yang tak hanya sebatas di pertam­bangan ataupun pertanian, melainkan, juga digital.

“Kita akan lanjutkan hilirisasi bukan hanya tan­bang, tapi pertanian, peri­kanan, digital,” lanjutnya.

Kemudian, ia juga hen­dak melanjutkan peme­rataan pembangunan de­ngan tidak Jawasentris.

“Kita lanjutkan peme­rataan pembangunan tidak lagi Jawa Sentris, kita gen­jot terus ekonomi kreatif. Kita punya 64 juta UMKM untuk menyumbang 61% PDB kita, Insyallah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan,” jelas Gibran.

Baca Juga  Wali Kota Pekanbaru Terserang ISPA, Warga Riau Ngungsi ke Sumbar

Gibran Rakabuming Ra­ka juga mengungkapkan salah satu manfaat besar dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Me­nurutnya, wilayah IKN akan memberikan ke­sem­patan sekaligus mem­buka akses bagi pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Pembangunan IKN yang berkelanjutan ini akan membuka titik per­tum­bu­han ekonomi baru. Mem­buka akses dan juga ko­nek­tivitas sekaligus membuka lapangan kerja,” ucap Gib­ran.

Gibran melanjutkan, IKN merupakan bagian dari pemerataan pemba­ngunan yang awalnya ‘Ja­wa Sentris’ atau berpusat di Pulau Jawa. Sejalan dengan itu, kini investasi di luar Pulau Jawa sudah men­capai lebih dari 50%.

“Pemerataan pemba­ngunan itu wajib. Sekarang investasi di luar Jawa su­dah ada 53%,” katanya.

Manfaat lain dari IKN, kata Gibran, adalah mam­pu mendorong upaya tran­formasi khususnya pemba­ngunan dan ekonomi di tanah air. Hal itu tentunya sejalan dengan tujuan da­lam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

”IKN ini bukan hanya saja membuka pemerin­tahan tetapi juga simbol pemerataan penbangunan Indonesia dan simbol trans­formasi pembangu­nan di Indonesia,” ujarnya.

Gibran Sebut Cak Imin Tidak Konsisten

Baca Juga  BNN Canangkan Goa Kelelawar jadi Destinasi Wisata Bersinar

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyentil Cawapres no­mor urut 1, Muhaimin Is­kan­dar alias Cak Imin ter­kait pembangunan Ibu Ko­ta Negara (IKN) Nusan­tara. Gibran menganggap Cak Imin tidak konsisten dalam menunjukan si­kapnya.

Gibran mengatakan, Cak Imin adalah salah satu pejabat negara yang ikut meresmikan pembangu­nan IKN. Namun, setelah menjadi cawapres Anies Baswedan, dia seolah me­nentang pembangunan ini.

“Saya ingat sekali Cak Imin dulu ini ikut meres­mikan dan potong tum­peng di IKN, ini gimana ini enggak konsisten, dulu dukung sekarang enggak dukung karena jadi wakil­nya Pak Anies yang me­ngusung tema peruba­han,” kata Gibran dalam debat Pilpres 2024, di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).

Gibran pun mengi­ngat­kan Cak Imin bahwa pem­bangunan IKN ini bukan sebatas membangun ge­dung pemerintahan.

“Sekali lagi mohon ma­af Gus IKN bukan hanya membangun bangunan pe­­m­erintah tapi juga seba­gai simbol pembangunan pemerataan, sebagai sim­bol transformasi pemba­ngunan di Indonesia,” sam­bungnya. (jpg)