METRO PADANG

Peringatan Hari HAM Internasional ke-75, Gubernur dan 15 Kepala Daerah Terima Piagam Daerah Peduli HAM

0
×

Peringatan Hari HAM Internasional ke-75, Gubernur dan 15 Kepala Daerah Terima Piagam Daerah Peduli HAM

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN PEDULI HAM— Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto berfoto bersama dengan Gubernur Mahyeldi dan 15 kepala daerah, usai menerima Piagam Penghargaan sebagai Provinsi Peduli HAM atas Kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) tahun 2022 dari Kemenkumham RI, Senin (18/12).

S.PARMAN, METRO–Gubernur Sumbar  Mahyeldi mengatakan, Indonesia dan Sumbar secara khusus sebagai daerah toleran yang men­jun­jung tinggi penerapan hak asasi manusia (HAM).

Hal tersebut disam­paikan­nya saat Peringatan Hari HAM Internasional ke-75 di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Asasi Manusia (Ke­men­kumham) Sumbar, Senin (18/12) pagi.

Dalam kesempatan itu, Gu­ber­nur juga menerima Piagam Penghargaan sebagai Provinsi Peduli HAM atas Kinerja Peme­rintah Daerah (Pemda) tahun 2022 dari Kemenkumham RI, serta menyerahkan penghar­gaan serupa kepada 15 Kepala Daerah tingkat kabupaten dan kota di Sumbar.

“Semangat peringatan Hari HAM Internasional harus dialirkan ke seluruh lapisan masyarakat. Se­bab, jangankan berbeda suku, beradik kakak saja kita bisa berbeda pandangan. Namun, Nabi Muhammad SAW telah mewariskan kepada kita pemahaman soal perbedaan, hak asasi, serta begitu pentingnya harmonisasi,” katanya.

Pemprov Sumbar, katanya, bersama Pemda Ka­bu­paten dan Kota di Sumbar terus berkomitmen memenuhi hak masyara­kat, termasuk segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan HAM.

Gubernur menekankan, Indonesia adalah ne­ga­ra yang paling baik da­lam penerapan toleransi dan pemenuhan HAM. “Terkait peringatan tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Harmoni dalam Keberagaman, #BedaUntukBersatu’. Kita menyadari, Indonesia terdiri dari berbagai pulau, dengan latar belakang suku, ras, yang juga berbeda-beda. Akan tetapi, keutuhan NKRI se­nan­tiasa kita jaga dan pertahankan. Oleh karena itu, kita perlu tegaskan bahwa negara kita adalah negara yang paling baik dalam menerapkan toleransi dan pemenuhan HAM,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kan­wil Kemenkumham Sum­­bar, Haris Sukamto mengatakan, penilaian terhadap Pemda peduli HAM terus dilakukan setiap ta­hun pada bulan Desember. Pemberian penghargaan itu juga didasari oleh berbagai kegiatan serta rangkuman penilaian dari Kemenkumham.

Ia mengatakan, untuk penilaian tahun 2022 yang hasilnya diserahkan pada tahun ini, sebanyak 15 ka­bu­paten dan kota di Sumbar berhasil meraih pre­dikat Peduli HAM.

“Selamat dan apresiasi kami sampaikan atas kerja keras Pemprov Sumbar dan Pemda Kabupaten dan Kota dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap pentingnya HAM. Kami berharap, penghargaan ini bukan sekadar prestise,” ucap Haris.

Selain Gubernur Sumbar, penghargaan serupa juga diterima oleh Bupati So­lok Selatan, Bupati Agam, Wali Kota (Wako) Solok, Bupati Padangpariaman, Bupati Dharmasraya, Bupati Pasaman Barat, Bupati Solok, Bupati Sijunjung, Wako Sawahlunto, Wako Padang, Wako Pariaman, Wako Bukittinggi, Bupati Limapuluh Kota, dan Bupati Tanah Datar. (fan)