METRO PADANG

Hingga November, 9 Kasus Orang Hanyut dan 420 Pohon Tumbang,  BPBD Padang Harapkan Kerja Sama Meminimalisir Kejadian

0
×

Hingga November, 9 Kasus Orang Hanyut dan 420 Pohon Tumbang,  BPBD Padang Harapkan Kerja Sama Meminimalisir Kejadian

Sebarkan artikel ini
Al Banna Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang

PADANG, METRO–Hingga November 2023, ter­catat sebanyak 402 kejadian pohon tumbang,  9 kejadian orang hanyut dan tenggelam, 36 lokasi genangan air, 38 lokasi longsor, 10 lokasi badai, 1 lokasi abrasi pantai, 173 kejadian gempa bumi yang dirasakan serta 32 lokasi kekeringan yang terjadi di Kota Padang.

Hal tersebut disam­pai­kan Kalaksa BPBD Padang, diwakili Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Al Banna, Kamis (14/12).

“Hingga November 2023,­ berdasarkan data yang dihimpun, tercatat seba­nyak 402 kejadian po­hon tum­bang, 9 kejadian orang ha­nyut dan teng­ge­lam, 36 lokasi genangan air, 38 lo­kasi longsor, 10 lokasi badai, 1 lokasi abrasi pan­tai, 173 kejadian gempa bumi yang dirasakan serta 32 lokasi ke­keringan yang terjadi di Ko­ta Padang,” jelas Al Ban­na.

Berdasarkan data ter­sebut, dari 402 kejadian pohon tumbang, terdapat 2 orang warga Kota Padang meninggal dunia. Semen­tara yang banyak menim­bulkan korban nyawa ter­dapat pada orang hanyut, 9 kejadian korban me­ning­gal dunia.

Baca Juga  PLN Catat Kenaikan Penjualan Listrik 6,17 Persen Tahun 2022

“Adapun selanjutnya, ter­dapat 36 lokasi ge­na­ngan air, 38 lokasi longsor, 10 lokasi badai, 1 lokasi abrasi pantai, 173 kejadian gempa bumi dira­sakan serta 32 lokasi kekeringan yang terjadi di Kota Pa­dang,” tambahnya.

Al Banna mengakui, semua kebencanaan yang terjadi sudah ditangani. Seperti mensubsidikan se­banyak 5 ribu liter air untuk 32 lokasi kekeringan. Pula gempa bumi yang dida­patkan datanya melalui kerjasama dengan BMKG, semua getaran tidak begitu terasa bagi masyarakat.

“Sebanyak 173 keja­dian tersebut tidak begitu dirasakan masyarakat Ko­ta Padang. Besar kekutan getaran sekitar 1 koma sekian, 2 koma sekian,” tuturnya.

Begitu pula dengan ke­ke­ringan, di bulan Agustus 2023 BPBD Padang sudah mensubsidikan air bersih di 32 lokasi. Persatu lokasi diberikan subsidi 5 ribu liter air di satu lokasi.

Baca Juga  Razia di Polsek Padang Timur, Satlantas Polresta Amankan 32 Unit Kendaraan

“Di 32 yang sudah di­sub­sidikan pada Agustus 2023, kita subsidikan se­banyak 5 ribu liter untuk ma­syarakat,” akunya.

Melihat banyaknya kor­ban hanyut, di tahun 2024 nanti, BPBD Padang akan membuat plang peringatan dini dan menempatkan anggota apabila keadaan ombak tidak bersahabat. Kemudian, sosialisasi ke­pada orangtua juga turut men­dampingi anak ketika ber­main air di sekitaran pantai.

“Apalagi ketika mema­suki bulan Ramadhan, ke­banya­kan warga kita pergi balimau. Kita berusaha untuk meninimalisir dan memperketat serta mem­buat peringatan dini di daerah keramaian di tahun 2024. Kemudian, kita ber­harap peran serta orang­­tua untuk menjaga buah hatinya ketika bermain air di sekitaran pantai,” tutur­nya. (brm)