METRO SUMBAR

Gubernur: Kuliner Payakumbuh Hidup 24 Jam

0
×

Gubernur: Kuliner Payakumbuh Hidup 24 Jam

Sebarkan artikel ini
TINJAU—Gubernur Sumbar saat meninjau stan produk UMKM di acara Bagodang bersama Pj Wali Kota Jasman, Anggota DPR RI Rezka Oktoberia dan Ketua PKK Payakumbuh.

KUBUGADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebut jika kuliner Kota Payakumbuh hidup Dua Puluh Empat Jam. Terlihat disepanjang jalan Su­dirman sampai Sukarno Hatta Kota Payakumbuh, dipenuhi aneka ragam kuliner. Disampaing itu juga menjamur cafe-cafe tempat nongkrong anak muda.

“Saya pulang dari Pekanbaru lewat Payakumbuh, kadang tibo (Sampai) di Payakumbuh jam 2 dinihari dan kulinernya masih bukak. Jadi usaha kuliner Paya­kumbuh hidup 24 jam,” begitu disampaikan Mahyeldi saat membuka acara Payakumbuh Borolek Godang, Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Rabu (13/12).

Menurutnya, hidupnya suasana kuliner dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Payakumbuh, perlu di bak up oleh Pemerintah Daerah. Karena UMKM dan Kuliner akan meng­hadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Payakumbuh dan ekonomi masyarakat akan tumbuh. Selain itu juga akan mendorong hadirnya para investor untuk menanam­kan modal dan berusaha di Kota Paya­kumbuh.

Baca Juga  HUT ke-70 Kodam I Bukit Barisan, Rumah Warga tak Layak Huni Dibedah

“Ini perlu di bak up. Ini menggerakkan dan menghadirkan kesejahteraan. Dan ini juga akan mendorong datangnya investor. Seperti randang, saya dengar sudah ekspor keberbagai negara di Dunia. Dan Payakumbuh sekarang dikenal dengan kota city of randang,” sebut orang nomor wahid di Provinsi yang dikenal dengan ABS-SBK ini.

Gubernur menyebut 60 persen wisatawan datang ke-Sumatera Barat karena ingin merasakan enak dan enak sekali masakan kuliner khas ranah minang. “Tahun ini kita menyebut tahun kunjungan wisatawan ke-Sumatera Barat, dari target kita 8,2 juta orang dan sampai Oktober 2023 kemarin sudah mencapai 8,1 juta orang,” sebut Mahyeldi.

Baca Juga  Pariaman Expo 2019 Dibuka Wagub

Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman, menyam­paikan rasa optimismenya untuk lebih mengem­bangkan UMKM Kota Payakumbuh kedepan. Bahkan dirinya menyebut, berbagai kuliner dan UMKM tampil dalam acara Payakumbuh Baralek Gadang. Tidak hanya randang sebagai prodak unggulan tetapi juga ada tenun songket Balai Panjang yang sudah dikenal hingga mancanegara.

“Bagodang ini yang ke-7 kali dilaksanakan, ini mempresentasikan masyarakat Kota Payakumbuh yang kreatif, hebat dan optimis. Kita juga melak­sanakan pameran produk UMKM, Bazar kebutuhan harian bagi masyarakat dan berbagai kegiatan lainnya pada HUT Kota Payakumbuh ke-53 ini,” sebut Jasman. (uus)