METRO PESISIR

Kota Pariaman Raih IGA Tahun 2023, ”Inovasi Bukan hanya Sekadar Reward, tapi Sistem Pelayanan yang Lebih Baik”

0
×

Kota Pariaman Raih IGA Tahun 2023, ”Inovasi Bukan hanya Sekadar Reward, tapi Sistem Pelayanan yang Lebih Baik”

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kota Pariaman, kembali raih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai Kota Terinovatif pada penganugerahan Innovative Government Award (IGA) tahun 2023. Penghargaan Kota Pariaman ini, diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dan diterima oleh Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No.7, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Ja­karta, Selasa lalu.

“Harapan kami di kemendagri, inovasi jangan hanya untuk mendapatkan award, tetapi inovasi untuk membuat suatu system yang baik, kalau sistem­nya sudah baik, siapapun yang mengawakinya, system tersebut akan terus berjalan dan berkelanjutan, tidak tergantung sosok atau figur kepala daerah, karena kesuksesan dalam sebuah inovasi adalah membangun system,” ujar Tito Karnavian.

Tito menyebutkan bahwa Kemendagri selalu men­dorong daerah untuk terus berinovasi, supaya daerah selalu adaptif de­ngan segala perubahan, memanfaatkan kemajuan dan kemudahan yang ada, serta inovasi itu tidak melulu tentang tekhnologi, tetapi hal yang bermanfaat untuk masyarakat dan transparansi pemerintah.

Sementara itu Roberia mengatakan bahwa Kota Pariaman menjadi 10 Kota terinovatif dalam ajang penganugerahan Innovative Government Award tahun 2023, bersama de­ngan Kota Mojokerto, Mataram, Bekasi, Semarang, Makasar, Cimahi, Palembang, Sawahlunto, dan Kota Bandar Lampung, u­capnya.

“Dari 105 inovasi yang Kota Pariaman buat di tahun 2023, terdapat 2 (dua) inovasi unggulan yang dinilai, yaitu inovasi kerja genius (pembukaan bersama jalan baru dengan genius) dan inovasi bisik man­ja (bincang-bincang seputar informasi kesehatan melalui pelayanan jarak jauh) bersama podcast ciloteh sehati Pus­kesmas Kuraitaji,” terangnya.

Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan I, Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI ini, menjelaskan bahwa Kota Pa­riaman telah menerima penghargaan IGA untuk kali ke 3 , dimana sebelumnya menerima IGA ini di tahun 2020 dan 2021.

Roberia juga meng­ung­kapkan bahwa penghargaan ini adalah apresiasi terhadap kerja keras seluruh OPD dan jajaran Pemerintah Kota Pariaman, dalam menjalankan roda pemerintahabn, pemba­ngunan yang efektif dan efisien serta pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Semoga dengan diterimanya penghargaan IGA ini, menunjukan Kota Pa­riaman sebagai salah satu Kota yang terinovatif, yang layak bersanding dengan kota-kota lainya di Indonesia, dan kami ber­komitmen untuk terus berbuat de­ngan inovasi-i­no­vasi lainya,” ulasnya me­ngakhiri.

Penghargaan IGA 2023, diserahkan pada 95 Peme­rintah Daerah yang terbagi dalam 11 kategori. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian Indeks Inovasi Daerah yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri. Terdapat empat tahapan yang harus dilalui dalam penilaian tersebut, yakni ta­hapan penjaringan, taha­pan pengukuran, tahapan penilaian, dan terkahir va­lidasi lapangan.

Acara ini juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, Pejabat Tinggi di dua Kementerian, Kemendagri dan KemenPANRB, serta Gubernur, Bupati dan Walikota penerima Penghargaan. (efa)