PESSEL, METRO–Sempat dilaporkan hilang usai memanen sawit, seorang petani ditemukan tewas di semak-semak tepi sungai, areal perkebunan Danau Prang, Kampung Serdang, Kenagarian Tapan, Kecamatan BAB Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (14/12) sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat ditemukan, korban bernama Hermanto (38) dengan posisi tubuh telungkup di bawah pohon dalam semak. Sedangkan topinya tergantung di atas pohon. Penemuan mayat itupun membuat heboh masyarakat setempat hingga beramai-ramai datang ke lokasi.
Setelah itu, jenazah korban dievakuasi oleh warga dengan cara digotong menggunakan tandu darurat dari lokasi dan selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans.
Kapolsek BAB Tapan, Iptu Aldius mengatakan, korban Hermanto berangkat dari rumahnya di Koto Enau Tapan ke kebun sawit miliknya di lokasi peladangan Danau Prang, tepi Sungai Batang Panambam, pada Selasa (12/12) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban ke kebunnya untuk memanen buah sawit.
“Namun, pergi ke kebun, korban ternyata tidak kunjung pulang, sehingga keluarganya sempat merasa kehilangan. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia di dalam semak,” kata Iptu Aldius.
Iptu Aldius menuturkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban Hermanto dalam kesehariannya memang sering mengalami sakit kepala sehingga sudah menjadi kebiasannya meminum obat pereda sakit kepala.
“Atas kejadian tersebut setelah dilakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah oleh pihak medis Puskesmas BAB Tapan, tidak ditemukan ada luka aniaya pada tubuh korban. Selain itu, keluarga juga menilak untuk dilakukan autopsi, sehingga keluarga meminta agar jenazah korban dimakamkan,” ujarnya.
Sementara, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defrisiswardi mengatakan awalnya korban menuju ladang untuk panen sawit pada Selasa (12/12). Pada Rabu sekira pukul 11.00 WIB korban masih dijumpai warga sedang mengumpulkan sawit hasil panennya di lokasi tersebut.
“Namun, pada sore harinya korban tidak ada lagi di ladang. Saat itu, pihak keluarga dan masyarakat telah melakukan upaya pencarian dari sore sampai malam hari namun tidak membuahkan hasil. Diketahui lokasi kebun sawit korban menyeberang sungai, sementara kendaraan motornya ditinggal di tepi sungai,” ujar Defrisiswardi.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, lanjut Defrisiswardi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pessel, bersama TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat setempat melakukan assesmen dan pencarian di lokasi kejadian.
“Korban akhirnya ditemukan meninggal dunia. Selanjutnya, dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Kami harus menyeberangi sungai untuk membawa jenazah korban ke rumah duka,” tutupnya. (rio)






