METRO PADANG

Optimalkan Capaian PAD hingga 31 Desember, Bapenda Targetkan Rp650 Miliar

0
×

Optimalkan Capaian PAD hingga 31 Desember, Bapenda Targetkan Rp650 Miliar

Sebarkan artikel ini
RAPAT EVALUASI— Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar memimpin rapat evaluasi pencapaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 31 Desember mendatang.

A.YANI, METRO–Untuk meningkatkan rea­lisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Da­erah Kota Padang menggelar rapat evaluasi PAD yang di­pim­pin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar di Rumah Dinas, Senin (11/12).

Dengan rapat evaluasi ter­sebut diharapkan PAD Ko­ta Padang dapat mencapai target yang sudah ditetap­kan. Wakil Wali Kota Pa­dang, Ekos Albar menje­laskan agar Bapenda terus memonitor dan meng­op­timalkan realisasi Pen­dapatan Asli Daerah (PAD).

“Mana yang bisa dioptimalkan, terutama pada  pembayaran Pajak Bumi Bangunan  (PBB) sekaligus ke lapangan mensosialisasikan pembayaran wajib pajak,” kata Ekos.

Ia juga menyampaikan agar terus menggencarkan pencapaian apa yang telah ditetapkan.

“Semoga apa yang ditargetkan bisa tercapai dengan baik. Evaluasi bukan berarti tekanan, melainkan membagi beban, sebab PAD merupakan tang­­gung jawab bersama,” tambahnya.

Baca Juga  Jelang Rapat Akbar TKBM se Indonesia di Batam, Anggota tak Pakai Kartu PAS Terancam

Sementara itu, Kepala  Bapenda Yosefriawan  men­­jelaskan tujuan dari rapat evaluasi agar menjadi proyeksi untuk merealisasikan PAD sesuai dengan apa yang ditetapkan. “Kesimpulan dari rapat tadi membahas secara terperinci proyeksi PAD perhari sampai akhir bulan (31 Desember),  kita tetap optimis di angka Rp650 miliar,” jelas Yosefriawan.

Ia juga memaparkan capaian target minimal PAD Kota Padang sebesar Rp650 miliar, dengan rincian Rp155,5 miliar dari OPD lain dan Rp494,49 miliar target minimal  Bapenda.

“Total proyeksi Bapenda hingga 31 Desember mencapai Rp479,84 miliar atau sekitar 83,54 persen. Rp155,5 miliar dari OPD lain.  Sementara, untuk mencapai target (Rp650 miliar) tersebut kita masih ada waktu untuk mengejar Rp14,6 miliar lagi,” jelasnya.

Baca Juga  Perubahan APBD 2020, Pendapatan Daerah Turun 13,22 Persen

Tak hanya itu, pihaknya juga  merumuskan langkah dan strategi agar OPD lain terus bekerja maksimal, selain itu juga melakukan ‘door to door’.

“Kita juga melakukan ‘door to door’ yang bertujuan memberikan pelayanan prima kepada  ma­sya­rakat, bagaimana merealisasikan target PAD  yang ditetapkan. Kita berharap target PAD dapat tercapai bahkan melebihi tar­get,” harap Yosefriawan.

Hadir dalam rapat ter­sebut, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten III Administrasi Umum Corri Saidan, Kepala BPKAD Ra­ju Minropa serta sejumlah staf Bapenda. (rel)