PASIR JAMBAK, METRO–Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Padang mengerahkan tim untuk mencari dua nelayan yang dilaporkan hilang di laut sekitar perairan Pulau Bindalang, Sabtu (9/12) sore. Hingga Minggu (10/12) sore, kedua nelayan belum berhasil ditemukan keberadaannya.
“Usai menerima informasi kami langsung mengerahkan personel serta peralatan untuk mencari kedua korban,” kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, Minggu (10/12).
Korban diketahui merupakan warga Pasir Jambak, Kecamatan Kototangah, bernama Darmis (52) dan Riki (38). Kedua nelayan yang merupakan paman dan keponakan pergi melaut menggunakan perahu atau biduak jariang sejak Jumat (8/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Namun, hingga Sabtu, korban belum kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi. Khawatir, pihak kerabat juga sempat melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.
“Babinsa Koramil Kecamatan Kototangah kemudian menghubungi Basarnas untuk melakukan pencarian, sehingga kamu kerahkan personel ke lokasi yang dimaksud,” jelasnya.
Abdul Malik mengatakan personel Basarnas Padang telah melakukan penyisiran di kawasan laut tempat korban dinyatakan hilang.
“Dalam perencanaan awal pencarian akan kami lakukan sampa jam 18.00 WIB, jika belum ditemukan operasi akan dilanjutkan besok pagi, Senin (11/12),” jelasnya.
Upaya pencarian kedua korban juga melibatkan personel dari BPBD Padang, Babinsa TNI, Kepolisian, Kelurahan, serta masyarakat setempat. Di sisi lain, Abdul Malik, mengimbau kepada masyarakat atau nelayan agar tidak beraktivitas terlebih dahulu saat kondisi cuaca tidak baik demi keselamatan diri. (brm)






