METRO SUMBAR

Kreativitas Pedagang jadi Kunci di Era Digital

0
×

Kreativitas Pedagang jadi Kunci di Era Digital

Sebarkan artikel ini
MARKETING DIGITAL— Wawako Ekos Albar bersama ratusan pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang berfoto bersama usai pembukaan pelatihan digital marketing.

PADANG, METRO–Sebanyak 150 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Koperasi dan UKM mengikui pelatihan digital marketing. Acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar di salah satu hotel di Kota Padang, Kamis (7/12).

Ekos Albar menyebut, seiring dengan pesatnya perkembangan pasar pada era modernisasi dan digitalisasi, kesempatan usaha mikro untuk memasuki dan menembus jangkauan pang­­sa pasar dengan cukup luas menjadi terbuka lebar.

“Sehingga, peluang untuk melakukan interaksi promosi dan pemasaran lebih mudah dilakukan oleh para pelaku usaha,” jelas Ekos Albar.

Saat ini kreatifitas para pedagang di era digital juga menjadi kunci terhadap kemajuan usaha. Perkembangan zaman hari ini juga mendukung atas kemajuan digital marketing. “Namun, pesan kami jagalah kejujuran dan integritas ketika berjualan. Bisnis atau apa pun itu tidak terlepas dari kejujuran,” pesannya.

Berdasarkan hal tersebut, Wawako juga berha­rap para peserta juga da­pat­ memaksimalkan ke­sem­­pa­t­an yang ada. Se­hing­ga wawasan dan pe­ngetahuan para peserta men­jadi semakin kreatif dan inovatif.

“Dengan adanya pelatihan digital marketing ini, diharapkan dapat meningkatkan pula wawasan dan pe­nge­tahuan para pe­ser­ta. Sehingga hal tersebut juga meningkatkan krea­­tifitas dan inovatifnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Padang, Fauzan Ibnovi menyampaikan, terdata saat ini lebih kurang 120 ribu pelaku usaha di Kota Padang yang bergerak di berbagai sektor.

Se­banyak 45 ribu UMKM di bawah naungan Dinas Koperasi dan UKM. “Pelaku UMKM binaan kita saat ini sebanyak 45 ribu. Sebanyak 20 ribu pelaku usaha hingga Agustus 2023,­ tercatat omsetnya mecapai Rp 1,3 triliun. Hal ini naik dibanding tahun 2022 yang hanya sekitar Rp 800 miliar,” terang Fauzan Ibnovi.

Untuk itu, pelatihan digital marketing ini dapat berperan penting bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan media digital sebagai salah satu media untuk berjualan.

“Media digital ini seperti yang kita ketahui, memiliki jang­kauan yang sangat luas. Sehingga produk-produk pe­laku UMKM ini mendapat ak­ses pasar yang lebih luas pula,” terangnya.

Menariknya, melalui pe­la­tihan ini, Kadis juga menyampaikan kepada pe­laku UMKM untuk saling mendukung sesama. Juga disampaikan untuk memanfaatkan media sosial dengan gerakan sedekah jempol bagi sesama pelaku UMKM dengan tagar #UMKMKotaPadangMajuBersama di setiap media sosial usahanya.

“Dari bulan November 2023, sedikitnya kegiatan ini sudah dilaksanakan sekitar 10 sampai 12 kali kepada pelaku UMKM binaan Di­nas Koperasi dan UMKM. Kami berharap ke­giatan ini dapat dimaksimalkan,” tuturnya.

Meri Suryani, salah seorang pelaku UMKM menyampaikan antusiasnya mengikuti kegiatan, pasalnya ilmu yang diberikan dapat berguna bagi usaha yang tengah digeluti.

“Sebagai pedagang di era digital, pastinya saya akan mengikuti dengan maksimal. Apalagi ini ilmu baru bagi saya, mudah-mudahan ilmu ini dapat saya terapkan dan bisa mingkatkan penjualan,” harapnya. (brm)