METRO SUMBAR

Rombongan Komisi X DPR RI Kunjungi PDIKM

0
×

Rombongan Komisi X DPR RI Kunjungi PDIKM

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, METRO–Dalam rangkaian kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI ke Kota Padang Panjang, rombongan ber­kesempatan mengunjungi Pusat Dokumentasi dan Informasi Ke­budayaan Minangkabau (PDIKM), Rabu (6/12).

Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X, Dr. Ir. Hetifah Sjai­fudian ini didampingi Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si bersama Pj Sekdako, Dr. Wi­narno, ME.

Dalam kesempatan ini, Hetifah dan anggota Komisi X, Lisda Hen­drajoni berkesempatan memakai pakaian tradisional Minangkabau yang dise­diakan di PDIKM.

Sonny mengapresiasi kunjungan Komisi X ini ke Kota Padang Panjang. “Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, mendapat perhatian dari Komisi X. Semoga kehadiran ini membawa keberkahan untuk kota dan masyarakatnya. Banyak harapan yang telah kami sampaikan untuk kemajuan kota. Melalui Komisi X kami berharap, tetap menjadikan Padang Panjang sebagai bagian yang tidak ter­pisahkan dari pembangunan na­sional,” harapnya.

Baca Juga  Irfendi Arbi Ucapkan Terima Kasih pada Wartawan

Hetifah mengagumi suasana tra­disional yang ada di PDIKM. “Kami mengapresiasi Pemko yang telah berusaha melestarikan dan men­jaga budaya Minangkabau yang sangat luar biasa ini,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X, Desy Ratnasari yang terlihat asyik mendengarkan penjelasan dari pe­mandu PDIKM, Suaita, memandang perlunya keberadaan hotel ber­bintang di Padang Panjang.

“Melihat potensi pariwisata yang cukup menjanjikan di Padang Pan­jang ini, sangat perlu keberadaan hotel yang dapat mendukung hal tersebut. Se­moga PDIKM ini se­makin memberi makna bagi budaya di Indonesia khususnya di Sumbar,” harapnya.

Baca Juga  Fajar Rillah Vesky Luncurkan Buku “Lida Ajer dari Tungkar Untuk Dunia”

Suaita mengungkapkan selain wi­sata­wan lokal, kunjungan ke PDIKM ini didominasi wisatawan dari negara serumpun melayu. “Setiap harinya ada 100 lebih wisa­tawan dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand bagian selatan,” ungkapnya. (rmd)