SOLOK/SOLSEL

Jemput Warganya Korban Marapi, Pemkab Solsel Kerahkan Dua Ambulans

0
×

Jemput Warganya Korban Marapi, Pemkab Solsel Kerahkan Dua Ambulans

Sebarkan artikel ini
PERSIAPAN—Telihat personel jelang persiapan keberangkatan dua ambulans ini juga didampingi oleh perwakilan dari PMI dan Kepala BPBD Solok Selatan.

PADANG ARO, METRO–Dua unit ambulans dikerahkan untuk menjemput dua warga Solok Selatan yang menjadi korban dalam erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12) lalu.  Ketua PMI Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi mengatakan keberangkatan dua ambulans ini juga didampingi oleh perwakilan dari PMI dan Kepala BPBD Solok Selatan.

“Atas arahan Pak Bupati Khairunas, kami tadi malam sudah mengin­struk­­sikan (untuk) berangkat ke Bukittinggi, yaitu Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Selatan Novi Hendrix, diikuti oleh 2 ambulans dan didampingi dua orang dari PMI Solok Selatan,” kata Syamsurizaldi dalam keterangannya, Rabu (6/12).

Hal ini dilakukan setelah adanya informasi dari Kepala Markas PMI Sumatera Barat mengenai sembilan orang jenazah yang baru ditemukan.

Kesembilannya saat ini sedang dalam proses evakuasi dan akan diidentifikasi di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.

“Mudah-mudahan dua anak kita dari Solok Selatan ketemu dan teridentifikasi, dan segera kami fasilitasi keberangkatannya ke Solok Selatan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kalaksa BPBD Novi Hendrik, di­dampingi kepala Markas PMI Solok Selatan Hendrivon menyebutkan bahwa hasil identifikasi tersebut salah satu korban asal Solok Selatan sudah berhasil diidentifikasi.

“Saat ini salah seorang korban bencana erupsi Gunung Merapi atas nama Frenki Candra Utama (23 tahun) asal Kecamatan Sangir Batang Hari telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Novi dalam laporannya.

Jenazah Frenki saat ini masih berada di RSUD Ach­mad Mochtar Bukittinggi dan akan segera dibawa pulang ke kampung halamannya dengan ambulance yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten.

Meski demikian, hingga saat ini tim pencarian masih belum menemukan Siska, warga Solok Selatan lainnya.

Sebagaimana diberitakan, dua mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) asal Solok Selatan menjadi korban dalam erup­si Gunung Marapi. Melansir fajarsum­bar.com, kedua mahasiswa yang bernama Siska Afrina berasal dari Nagari Pasir Talang, Kecamatan Su­ngai Pagu dan Frengki Can­dra Kusuma asal Sangir Batang Hari. (ped/rel)