METRO SUMBAR

Seminggu Memasuki Masa Kampanye di Sijunjung Masih “Dingin”

0
×

Seminggu Memasuki Masa Kampanye di Sijunjung Masih “Dingin”

Sebarkan artikel ini
Agus Hutrial Tatul Komisioner Bawaslu Sijunjung

SIJUNJUNG, METRO–Seminggu memasuki masa kampanye Pemilu 2024 di Kabupaten Sijunjung masih  terkesan dingin dan landai. Bahkan sejak dimulai pada tanggal 28 November kemarin, hingga pada Minggu (3/12), baru satu peserta pemilu yang merupakan calon legislatif tingkat kabupaten yang mengurus surat tanda terima pemberitahuan (STTP) kampanye.

Selain pengurusan STTP, kondisi yang demikian juga terlihat dari pemasangan alat peraga kampanye seperti baliho, pamflet, spanduk mau­pun kartu nama dan sejenisnya, masih minim beredar di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Komisioner Bawaslu Sijunjung, Agus Hutrial Tatul. “Pelaksa­naan masa kampanye masih landai. Sampai kini baru satu Caleg di Kabupaten Sijunjung yang sudah mengurus STTP,” tuturnya.

Baca Juga  AHSAN Care Luncurkan Program Brastim di Kota Solok

Dijelaskannya, data itu meliputi seluruh Dapil yang ada di Kabupaten Sijunjung. “Baru satu Caleg. Itu se-kabupaten yang terdiri dari tiga Dapil. Jadi situasi kampanye bisa dikatakan masih landai,” terangnya.

Tatul mengatakan bahwa adanya perubahan pola dan strategi bagi peserta Pemilu untuk mendapatkan duku­ngan. Namun, pihaknya khawatir kondisi itu akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 mendatang.

“Sekarang sedikit berbeda dari Pemilu sebelumnya. Para peserta ini lebih memanfaatkan hubungan pero­rangan, dengan cara mendatangi masyarakat satu per satu. Tidak dengan cara me­ngumpulkan banyak orang,” ungkapnya.

Kondisi yang demikian, lanjutnya, disebabkan beberapa faktor. “Salah satu pe­nyebabnya faktor ekonomi. Karena untuk bergerak tentu butuh biaya, apalagi untuk mengumpulkan orang ba­nyak. Atau karena masih menunggu momen yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga  Verifikasi Akhir Alokasi Dana Desa 2018, 4 Pembangunan di Kumanis Tuntas 100 Persen

Bawaslu beserta jajaran terus melakukan pengawa­san. “Pengawasan tetap kita lakukan, meskipun saat ini situasi masih landai. Namun kita lihat beberapa waktu ke depan, semoga saja ada perubahan dengan pelaksa­naan kampanye yang lebih masif,” sebutnya.

Pihaknya mengatakan te­rus memetakan pola dan strategi yang digunakan peserta Pemilu dalam berkampanye untuk mencari duku­ngan.  “Kita pantau terus, seperti apa nantinya pola yang dipakai. Kita mengimbau agar seluruh peserta te­rus mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku da­lam berkampanye,” tambahnya. (ndo)