PADANG, METRO–Warga Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, digegerkan dengan penemuan granat aktif jenis nanas di areal kebun, Jumat (1/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga, senjata peledak itu merupakan peninggalan zaman perang puluhan tahun silam.
Penemuan tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Nanggalo, Iptu AA Regy. Dijelaskannya, penemuan granat tersebut bermula ketika salah seorang masyarakat sedang bekerja membersihkan kebun miliknya dengan cara mencangkul.
“Namun ketika itu, saksi malah melihat ada sebuah benda yang mencurigakan. Setelah menyadari bahwasanya benda tersebut merupakan granat berjenis nanas, masyarakat langsung melaporkan temuan tersebut kepada personel Bhabinkamtibmas setempat,” ungkapnya.
Ditambahkan Iptu Regy, berdasarkan laporan masyarakat yang disampaikan kepada Bhabinkamtibmas tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk memasang garis polisi agar tidak didekati warga. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Sumbar untuk mengerahkan Tim Penjinak Bom (Jibon) ke lokasi.
“Tim Jibom Brimob Polda Sumbar langsung melakukan evakuasi dari lokasi. Untuk keamanan, granat itu selanjutnya diledakkan oleh Tim Jibom,” ujarnya.
Pascapenemuan tersebut, Iptu Reggy berharap jika ditemukan proyektil lainnya di sekitar lokasi tersebut untuk segera berkordinasi dengan kepolisian demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kita mengimbau agar masyarakat menyampaikan penemuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti dan diamankan petugas,” katanya.
Sementara, Babinkamtibmas Kelurahan Gurun Laweh, Windrizal, mengatakan bahwa penemuan granat nanas tersebut pada kedalaman tanah yang hanya 15-20 Cm.
“Awalnya masyarakat tersebut menggali tanah di kebunnya tersebut untuk bercocok tanam, namun pada kedalaman 15-20 cm ditemukan sebuah benda yang ternyata adalah granat nanas tersebut,” jelasnya. (brm)






