METRO SUMBAR

 Bimbingan Teknis DPRD sumbar, Bahas Strategi Pemenangan pemilu 2024

0
×

 Bimbingan Teknis DPRD sumbar, Bahas Strategi Pemenangan pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sumatera Barat Mengadakan  bim­bingan teknis (Bimtek) di Jakarta, Selasa (28/11). Kalai ini tema yang diangkat adalah Strategi Pemenangan Pemilu 2024.

Saat membuka kegiatan Bimtek tersebut, dalam sambutannya ketua DPRD Sumbar, Supardi Me­ng­ung­kapkan bagaimana  kehidupan sederhana  para tokoh politik dan pemimpin asal Tanah Minangkabau di masa lalu yang  berbuat untuk bangsa dan negara secara ikhlas demi keme­r­dekaan.

Supardi menekankan, penting mengetahui nilai-nilai juang para tokoh politik  masa lalu dari Suma­tera Barat. Mereka tidak hanya hidup sederhana, bahkan dalam kemiskinan setelah masa jabatannya berakhir.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Nikmati Kuliner di Paskul

Menurut Supardi, kehidupan sederhana para tokoh tersebut menggambarkan bagaimana mereka lebih mementingkan me­ninggalkan jejak kebangsaan dan kemajuan bangsa, bukan untuk memper­kaya diri sendiri.

Ia juga menyebut bahwa acara Bimtek DPRD Sumbar bertujuan untuk mendekatkan anggota DPRD pada nilai-nilai perjuangan politik yang positif guna memenangkan hati rakyat untuk kemajuan daerah dan bangsa.

Nara Sumber Bimtek DPRD Sumbar, Pangi Syar­wi Chaniago, seorang analis politik dan pengamat, mengungkapkan bahwa dalam konteks politik saat ini. Uang masih mendominasi keterpilihan terutama di daerah dengan masya­rakat berpendapatan ren­dah.

Ia juga menyebut bahwa politik gagasan, kerja nyata, dan rekam jejak menjadi modal penting bagi pemilih yang rasio­nal.

Baca Juga  Jalan Jorong Nagari Labuah Gunung, Memprihatinkan

Pangi menyoroti bahwa di Sumbar, pemilih cenderung memiliki preferensi sosiologis yang bersifat le­bih tradisional seperti penampilan, agama, atau keberadaan di satu kampung.

Sekretariat DPRD Sumbar, Raflis menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek DPRD Sumbar dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dihadiri oleh seluruh anggota dewan karena sebagian telah menjalani kegiatan bimtek kepartaian.

Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan jejak para pemikir nasional Sumatera Barat yang hidup sederhana dan miskin setelah masa jabatan mereka.(hsb)