PADANG, METRO–Hj Harneli, istri Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi menghadiri wisuda tahfiz 65 siswa-siswiSMAN 8 Padang di Lubuk Buaya, Kecamatan Kototangah, Senin (27/11). Wisuda tahfiz diawali pawai dan 1000 kue tradisional dimulai dari SMAN 8-Simpang Kayu Kalek-Puskesmas dan finishkembali ke sekolah. Pawai dilepas Kepala SMAN 8 Padang Zahroni.
Hj Harneli mengapresiasi kepada SMA 8 Negeri Padang yang terus komit mencetak generasi islami, hal ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. “Kami bangga melihat wajah anak-anak yang tak hanya mampu membaca alquran, mereka juga menghafalnya. Kami berharap anak-anak kita ini juga memahami isi kandungan alquran, dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Harneli juga salut dengan semangat sekolah dan orang tua santri yang mendukung anak dalam belajar agama, memang ilmu akademik penting sebagai bekal menghadapi masa depan, tapi ilmu agama tak kalah penting karena inilah yang membentuk karakter seseorang. Saat ini banyak universitas ternama yang membuka program tahfiz. Jadi ini suatu keuntungan bagi anak tahfiz bisa kuliah tanpa tes di kampus terbaik.
Harneli berpesan kepada seluruh siswa, jangan sekali-kali melupakan kebaikan orang tua. Apalagi sampai durhaka kepada kedua orang tua. “Kita lihat, Rata-rata orang yang sukses itu adalah orang yang sayang dan peduli kepada orang tuanya. Karena doa orang tua itu sangat luar biasa. Jadi jangan sekali-kali kita melupakan orang tua kita semua,” pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius juga memberikan apresiasi kepada program tahfiz SMA Negeri 8 Padang. “Saya mengapresiasi kegiatan wisuda tahfidz pada hari ini. Ini membuktikan kalau SMAN 8 Padang sukses membina siswanya, baik membina ilmu dunia maupun ilmu untuk akhirat,” ucap Barlius.
Kepala SMAN 8 Padang Zahroni mengucapkan terimakasih atas kesediaan Harneli beserta undangan yang sudah berkenan untuk menghadiri acara wisuda tahfiz di SMAN 8 Padang. “Rasa senang dan bangga yang tak terhingga dari kami keluarga besar SMAN 8 Padang, atas kehadiran Ummi, bapak Kepala Dinas serta seluruh undangan yang sudah berkenan hadir memenuhi undangan kami” ujar Zahroni.
Kata Zahroni, dari 65 orang siswa yang ikut wisuda, ada seorang siswa atas nama Rahma Safira siswa kelas XII yang hafal 7 jus. “Semoga akan lahir para peghafal Alquran dari SMAN 8 Padang” ucap Zahroni pada acara yang dihadiri Kepala SMA se-Kota Padang, Kapolsek Kototangah, Komite SMAN 8, tokoh masyarakat Kototangah serta orang tua siswa yang diwisuda. (r)






