SOLOK, METRO–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Solok. Terkait kegiatan tersebut Wali Kota Solok, Ramadhani mengatakan, sampai saat ini belum ada satu alat pun yang dapat mendeteksi kapan akan terjadi bencana alam. Baik itu bencana banjir, gempa bumi, longsor maupun bencana lainnya.
“Oleh karena itu, kesiapsiagaan personil untuk mengantisipasi bencana sangat penting, agar mereka mampu melakukan tindakan untuk mengurangi risiko ketika terjadi bencana,” ujarnya.
Kesiapsiagaan personil lanjutnya merupakan segala upaya untuk menyiapkan kemampuan personil agar dapat merespon kejadian bencana secara cepat dan tepat.
Dan kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu implementasi dari Perka BNPB Nomor 9 Tahun 2008 tentang Prosedur Tetap Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Adapun tugas dan fungsi TRC untuk melakukan pengkajian secara cepat dan tepat di lokasi bencana dalam waktu tertentu.
Ini dalam rangka mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan prasarana dan sarana, gangguan terhadap fungsi pelayanan umum dan pemerintahan serta mengidentifikasi kemampuan sumber daya alam maupun buatan serta memberikan saran yang tepat dalam upaya penanganan bencana.
Dia berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, sehingga mampu menguasai apa yang diajarkan oleh para narasumber dan instruktur.
Karena materi yang dipelajari pada kegiatan ini sangatlah penting guna mengatasi bencana apabila sewaktu-waktu terjadi. (vko)






