PARIWARA

Wujudkan Indonesia Sehat dan Cerdas, Gubernur Sumbar Luncurkan Nagari Generasi Emas

0
×

Wujudkan Indonesia Sehat dan Cerdas, Gubernur Sumbar Luncurkan Nagari Generasi Emas

Sebarkan artikel ini
GUBERNUR Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Kepala Dinkes Sumbar dr. Lila Yanwar, MARS, Forkopimda dan undangan saat peluncuran Program Nagari Generasi Emas, Minggu, (12/11).

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh komponen ma­sya­rakat untuk bergerak bersama mewujudkan “Generasi Emas” Indonesia yang sehat dan cerdas.

Ajakan itu disampaikan Mah­yeldi saat meluncurkan Program Nagari Generasi Emas yang juga merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Na­sional (HKN) ke-59 di Hotel Pange­ran Beach Padang, Minggu, (12/11).

“Sehat dan cerdas kunci mewu­judkan periode keemasan bagi bang­sa ini. Jika bonus demografi yang ada saat ini tidak diman­faatkan dengan baik, kita khawatir justru akan mem­bawa dampak buruk berupa masalah-masalah sosial. Seperti, kemiskinan, kualitas kesehatan ren­dah, peng­anggu­ran, hingga tingginya tingkat kri­mina­litas,” kata Mahyeldi.

Program Nagari Generasi Emas, sambung Mahyeldi, diyakini dapat membawa perubahan besar, melalui berbagai upaya agar anak-anak Sumbar dapat tumbuh sehat, mandiri, dan inovatif. Sebab, Indonesia memi­liki modal positif yang besar me­nyong­song tahun 2045, yakni jumlah pen­duduk berusia produktif yang do­minan.

“Merekalah yang akan mem­bawa Indonesia masuk pada masa keemasan, tapi syaratnya tentu kita harus siapkan mereka agar men­jadi manusia yang unggul. Generasi yang cerdas, kompeten, tangguh, dan berdaya saing tinggi, dan kita sebut sebagai “Generasi Emas”,” ucap Mahyeldi lagi.

Kepala Dinas Kesehatan (Din­kes) Sumbar dr. Lila Yanwar, MARS menyampaikan, Pemprov Sumbar melalui Dinkes Sumbar akan beru­saha semaksimal mungkin turun ke setiap nagari untuk mengecek dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Dalam usaha-usaha ini, kita akan turut libatkan  organisasi profesi, masyarakat, dan pihak swasta, sebagai bentuk kontribusi bersama dalam pembangunan kesehatan. Sehingga melalui program ini masalah kesehatan para calon Generasi Emas dapat dike­tahui by name, by address, dan by case. Sehingga intervensinya juga dapat dilakukan secara spesi­fik,”terangnya. (fan/adv)