PADANG, METRO–Kondisi letak geografis Provinsi Sumatera Barat Sumbar di antara 2 lempeng besar benua Eurosia dan lempeng Australia. Tak hanya itu patahan sesar Semangko dekat dengan patahan lempeng Mentawai, posisi ini relatif dekat dengan tempat tinggal kita. Hal ini menjadikan kita harus selalu waspada terhadap kapan dan dimana akan terjadi bencana terutama gempa bumi.
Demikian sambutan Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Benny Febri.M.M.,M.Tr.,Oplsa yang di bacakan oleh Asisten Perencanaan Dan Anggaran (Asrena) Danlantamal II Kolonel Laut (P) Winardi.S.H.,M.H.,selaku Inspektur Upacara Irup pada pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Latgulben di lapangan Apel Markas Komando Mako Lantamal II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Senin (27/11)
Dalam sambutannya Asrena Winardi menyampaikan beberapa hal pokok yang menjadikan perhatian pada Latgulben ini antara lain.
Terwujudnya kesiapan prajurit Lantamal II, unsur BPBD Padang, Instansi samping, organisasi relawan serta masyarakat dalam melakukan penanggulangan bencana alam di wilayah kerja Lantamal II.
Selain itu, kata Asrena, terwujudnya sinergitas Lantamal II, masyarakat dan instansi terkait dalam melaksanakan penanggulangan bencana alam. Terwujudnya sistem komando pengendalian dalam penanganan bencana alam.
“Mengusai dan mahir melaksanakan teknik prosedur dan mekanisme penanggulangan bencana alam. Ini yang terpenting,” sebutnya.
Kemudian Kolonel Laut (P) Winardi.S.H.,M.H juga menjelaskan kemampuan mengerahkan personil Lantamal II, masyarakat dan unsur penanggulangan bencana lainnya juga sangat dibutuhkan.
“Latihan Latgulben kali ini mengambil tema, Melalui Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam, Kita Tingkatkan Pengetahuan Dan Kemampuan Masyarakat Tentang Kesiapsiagaan Bencana Alam Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Wilayah Pesisir. Untuk latihan ini Lantamal II mengerahkan sekitar 325 orang prajurit andalannya,” tegas Winardi.
Pembukaan Latgulben ini dihadiri pejabat utama Lantamal, Kasatker, undangan dari berbagai instansi serta peserta dari prajurit Mako Lantamal II, Yonmarhanlan, TNI AD, TNI AU, Polri, BPBD Kota Padang, SAR Kota Padang, Instansi Kesehatan dan Tagana. Selesai pelaksanaan upacara pembukaan, dilanjutkan dengan pembekalan dari narasumber kepada peserta yang terlibat dalam kegiatan Latgulben. (ped)






