PADANG, METRO–Cukup lama menanti, akhirnya PT Asia Andalas Wisata, perusahaan Travel Haji dan Umrah (Asiatur Umrah) akhirnya mendapatkan izin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) dari Kementerian Agama (Kemenag).
Pimpinan Asiatur Umrah Risbon Antoni SPd mengungkapkan, Izin PPIU yang dikeluarkan Kemenag dengan akreditasi SK Izin PPIU PT Asia Andalas Wisata No 24032200531280003 tanggal 28 Oktober 2023.
“Alhamdulillah, lama dinantikan akhirnya Asiatur Umrah telah memiliki izin PPIU dari Kemenag,” ujar Direktur PT Asia Andalas Wisata, Risbon Antoni, saat acara soft lounching izin PPIU dan logo baru Asiatur Umroh, Minggu (26/11), di Kawana Padang.
Risbon mengungkapkan, sebelum keluarnya izin PPIU, selama ini untuk keberangkatan umrah, Asiatur menumpang dengan menggunakan perusahaan lain bernama Asia Minitor.
Kini Asiatur Umrah telah resmi berdiri sendiri menyelenggarakan perjalanan umrah, karena telah diresmikannya izin PPIU dari Kemenag, Maka sebagai perusahaan yang telah berdiri sendiri, hari ini juga sekaligus dilaksanakan launching logo Asuatur Umrah. “Sekaligus hari ini, kita juga lounching logo Asiatur Umrah dengan ikon Kakbah,” ujarnya.
Risbon menyatakan, pelayanan ibadah umrah yang telah dilakukan Asiatur Umrah berjalan baik. Keberangkatan dan kepulangan dilengkapi dengan perlindungan selama satu tahun, sejak jemaah mendaftar. Proteksi risiko ini kerja sama dengan asuransi Jasaraharja Putra sebesar Rp25 juta.
“Ditambah lagi dengan proteksi oleh Takaful selama perjalanan sesuai jadwal. Misalnya ada jemaah yang meninggal atau sakit saat di Tanah Suci. Bahkan halangan keberangkatan pun bisa digantikan oleh ahli waris yang didaftarkan,” ujar Risbon kepada wartawan.
Hadir saat kegiatan launching ini Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Hadi Mulyadi, Kepala Kantor Kemenag Padang Edy Oktaviandi, Pengurus Koperasi Pegawai Negeri (KPN) se-Sumbar.
Asiatur Umrah memberikan apresiasi piagam dan hadiah Rp10 juta untuk beberapa KPN terbanyak memberangkatkan umrah anggotanya.
“Hadiah senilai Rp10 juta ini dalam bentuk diskon biaya umrah masing-masing Rp1 juta untuk 10 anggota KPN penerima,” jelas Risbon Antoni yang 26 November ini genap berusia 56 tahun.
Ditanya wartawan agar kaum muslim tidak gagal berangkat umrah, Risbon menyebut dua kiat. Pertama agar mencek izin travel umrah di website Kemenag RI. “Kedua, bisa dengan mencari testimoni pada kerabat dan sahabat yang telah kembali dari ibadah umrah,” ujarnya memberi advice.
Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktaviandi mengatakan, saat ini minat masyarakat melaksanakan ibadah haji cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan daftar tunggu antri haji yang mencapai 23 tahun. Selain haji, juga ada ibadah umrah. Bahkan demi kecintaan kepada tanah Baitullah, banyak masyarakat berulang-ulang melaksanakan umrah.
Untuk memenuhi keinginan masyarakat pergi umrah, pemerintah menggandeng pihak-pihak tertentu untuk diberi amanah, agar umat muslim mendpaat pelayanan mengunjungi Baitullah. Salah satunya perusahaan tour dan travel.
Dengan telah dikeluarkannya izin PPIU oleh Kemenag kepada Asiatur Umrah, maka perusahaan ini sudah menggunakan bendera sendiri untuk berangkatkan umrah.
Edy juga mengingatkan masyarakat, sebelum memilih perusahaan untuk perjalanan umrah, masyarakat diminta untuk memperhatikan “Lima Pasti”. Yakni, pasti biro tour dan travel perjalanan umrahnya. Yakni, harus pasti memiliki izin resmi dari Kemenag. Asiatur sudah memenuhinya.
Kemudian, pastikan keberangkatannya harus jelas, yakni pesawat yang memberangkatkan harus jelas. “Pastikan akomodasi hotelnya dan juga pastikan pembiayaannya. Jangan sampai ada penambahan biaya ketika sampai,” terangnya.
Edy menilai, Asiatur akan dapat memperoleh kepercayaan masyarakat luas setelah memiliki izin PPIU resmi. Apalagi sekarang perusahaan ini tampil dengan logo baru yang lebih humanis dan menyenangkan bagi calon jemaah umrah. “Selaku konsumen yang menggunakan jasa biro perjalanan, ini yang harus dicermati. Aisatur tampil meyakinkan dan bertanggungjawab,” terangnya.(fan)






