POLITIKA

Bawaslu Luncurkan Maskot Baru Wasra dan Wasri

1
×

Bawaslu Luncurkan Maskot Baru Wasra dan Wasri

Sebarkan artikel ini
MASKOT BARU— Sepekan menuju tahapan kampanye, Bawaslu meluncurkan maskot baru

JAKARTA, METRO–Sepekan menuju ta­hapan kampanye, Bawaslu meluncurkan maskot baru bermama Wasra dan Wasri. Maskot ini dikenalkan kepada public sebagai hasil kreatif terbaik dari sa­yembara Maskot Bawaslu yang diadakan sejak 23 Oktober.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyampaikan, mas­­­kot dalam bentuk burung hantu ini memiliki makna yang mendalam dalam pengawasan. Dia melihat burung hantu dapat mencari dan menangkap dalam kegelapan sehingga pengawas diharapkan dapat cepat menangkap potensi pelanggaran yang ada.

“Burung hantu itu juga simbol pelajaran, simbol investigasi itu tugas teman-teman pengawas pe­milu. Jadilah burung hantu yang menangkap sinyal-sinyal dalam kegelapan,” kata dia saat peluncuran Maskot Bawaslu di Jakarta, Rabu (22/11).

Baca Juga  Pelantikan PPK se-Kabupaten Agam, KPU Minta PPK Jalankan Tugas Tahapan Sukseskan Pilkada

Dalam kesempatan ter­sebut, Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masya­rakat dan Hubungan Ma­syarakat Lolly Suhenty pun me­ng­apresiasi maskot yang telah diluncurkan. Dia pun mengapresiasi para peserta sayembara yang sudah menuangkan ide kreatifitasnya untuk digunakan Bawaslu sebagai identitas.

“Ini hebat patut diapresiasi, diikuti banyak orang dari berbagai kalangan baik yang muda hingga yang sudah senior,” ucapnya.

Sebagai informasi, Mas­kot Wasra dan Wasri ada­lah  hasil karya dari Syamsul Ma’arif salah satu peserta yang disayembarakan Bawaslu RI dari 745 karya yang diseleksi.

Baca Juga  LADK Parpol ke KPU Sumbar, 12 Parpol Dinyatakan Belum Lengkap

Filosofi Maskot Wasra dan Wasri terinspirasi dari burung hantu yang sering digunakan petani untuk mengawasi ladang dari tikus agar lanen dapat sukses dan lancar. Ini senada dengan semangat dari Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi jalannya tahapan demi Pemilu yang sukses dan lancar.

Selain itu, burung hantu sering diasosiasikan sebagai lambang kebijaksanaan. Hal ini sesuai dengan karakter Bawaslu sebagai pengawas pemilu harus bijaksana memutuskan langkah saat terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu. (rom)