BERITA UTAMA

Bank Nagari dan Dinas PMD Sumbar Kerja Sama Perkuat Bumnag

0
×

Bank Nagari dan Dinas PMD Sumbar Kerja Sama Perkuat Bumnag

Sebarkan artikel ini
KERJA SAMA— Foto bersama Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra, Pemimpin Divisi Pemasaran Syafrizal CH, Kepala Dinas PMD Sumbar Amasrul, usai penandatanganan kerja sama terkait penguatan ekonomi masyarakat lewat BUMNag, Jumat (17/11) di Hotel Mercure, Padang.

PADANG, METRO–Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) memiliki potensi yang sangat besar dalam penguatan ekonomi masyarakat di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Bumnag diharap­kan untuk bisa meningkatkan pendapatan ekonomi nagari dan masyarakat melalui pengembangan aset-aset lokal dan potensi nagari lainnya.

Untuk mendorong pe­nguatan BUMNag tersebut, Bank Nagari melakukan penandatanganan Per­jan­jian Kerja Sama (PKS) de­ngan Pemprov Sumbar me­lalui Dinas Pember­da­yaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar tentang pengelolaan ke­uangan dalam bentuk kre­dit/pembiayaan serta jasa layanan perbankan kepada BUMNag dan BUMDes di Provinsi Sumbar, kemarin.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Direk­tur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra, Ke­pala Dinas PMD Provinsi Sumbar Amasrul, dan se­luruh pemimpin cabang dan divisi Bank Nagari.

Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra me­nga­takan, kehadiran BUMNag seyogyanya men­jadi ke­kua­tan ekonomi  baru bagi nagari. Bumnag diha­rap­kan bisa maju dan berkem­bang, karena memiliki po­tensi untuk itu. Bumnag mengusung semangat ke­mandirian, kegotong royo­ngan dan kebersamaan antara pemerintah nagari dan masyarakat setempat.

Ia menambahkan, sa­lah satu tujuan pendirian Bumnag ini adalah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi nagari dan ma­syarakat melalui pengem­bangan aset aset lokal dan potensi nagari lainnya.

Dengan pengemba­ngan unit-unit usaha ter­sebut tentu akan berdam­pak pada kemandirian na­gari secara ekonomi.

“Sebagai bank milik pemerintah daerah ten­tunya dan sudah seharus­nya kehadiran Bank Nagari dapat dimanfaatkan oleh BUMNag dalam mela­ku­kan ekspansi dalam usa­ha,” jelasnya.

Bank Nagari dapat men­dukung hal tersebut berupa layanan jasa perbankan, diantaranya dengan pem­berian fasilitas kredit/pem­biayaan permodalan ke­pada BUMNag, baik secara konvensional maupun sya­riah, sepanjang memenuhi persyaratan sesuai keten­tuan bank yang berlaku.

Sania memaparkan, Bank Nagari memiliki ber­bagai macam produk dan layanan yang dapat diman­faatkan oleh BUMNag da­lam mengembangkan bis­nisnya baik itu produk da­na, kredit/pembiayaan, ser­ta produk digital antara lain Lapau Nagari dan Na­gari Portal Payment.

Lebih lanjut Sania me­ngatakan, dalam rangka mendukung dan mengem­bangkan BUMNag sebagai instrumen penggerak eko­nomi lokal sangat penting adanya peranan Lembaga Perbankan. Maka dari itu dirasa perlu adanya sinergi antara Bank Nagari dengan Dinas PMD untuk pengem­bangan BUMNag.

Program layanan jasa perbankan Bank Nagari kepada BUMNag dan Lem­baga Ekonomi Masyarakat antara lain

kerja sama pemberian  fasilitas  kredit/pem­bia­yaan oleh Bank kepada BUMNag/BUMDes/pelaku UMKM dan Pemerintahan Desa/Nagari sepanjang memenuhi persyaratan Bank.

“Lalu melaksanakan kegiatan publikasi dan joint marketing yang meliputi antara lain advertensi, promosi dan sosialisasi dalam pemberian fasilitas kredit/pembiayaan baik secara konvensional  mau­pun berdasarkan prinsip syariah,” pungkasnya.

Sementara itu, Wagub Sumbar Audy Joinaldy me­ngatakan, penggerak eko­nomi real Sumbar ada di nagari dengan jumlah 600 lebih BUMNag/BUMDes, yang 203 diantaranya su­dah terverifikasi dan me­miliki badan hukum.

“Kami, khususnya saya pribadi, merasa bangga Bank Nagari melakukan ko­laborasi dengan BUMNag/BUMDes ini. Karena, me­lalui BUMNag/BUMDes, nagari tersebut bisa ber­kembang dan menjadikan indikator ekonomi makro dan mikro Sumbar turut menjadi baik, pengang­guran berkurang, kemis­kinan berkurang, dan ten­tunya ekonomi mening­kat,” ujarnya.

Ia menambahkan, da­lam hal ini, Bank Nagari lah yang membutuhkan BUMNag/BUMDes untuk menyalurkan modal ke­pada badan usaha  yang bisa dipercaya.

“Saya yakin, 203 BUMNag yang ada sudah siap untuk didanai, sudah siap untuk mengelola keua­ngan dengan baik, dan siap membangun perekono­mian sumbar menjadi lebih baik. Jadi kita sepakat selu­ruh­nya, sama-sama mem­bangun perekonomian Sum­bar. Dengan berkola­borasi seluruh stakeholder, saya yakin bersama kita bisa,” pungkasnya. (r)