BERITA UTAMA

Sudah 3 Hari Dilaporkan Hilang, Ridwan Tewas Mengapung

0
×

Sudah 3 Hari Dilaporkan Hilang, Ridwan Tewas Mengapung

Sebarkan artikel ini
TEWAS MENGAPUNG— Tim SAR gabungan mengevakuasi pemuda berusia 22 tahun yang ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Batang Sukam.

SIJUNJUNG, METRO–Sempat dilaporkan hilang oleh keluar­ganya, seorang pemuda yang sedang menjalani pengobatan penyakit epilepsi ditemukan tewas mengambang di aliran Su­ngai Batang Sukam, Jorong Padang Ra­nah, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijun­jung, Kabupaten Sijunjung, Sabtu  (18/11).

Saat ditemukan, korban bernama Ridwan (22) yang biasa dipanggil Amin ini posisi tubuhnya me­ngam­bang tertelungkup. Korban masih mengenakan celana jeans dan baju kaos. Pe­nemuan mayat itu sontak membuat geger warga se­tempat dan langsung ber­datangan ke lokasi.

Tak lama, Tim SAR ga­bungan yang terdiri dari BPBD, Polisi dan TNI da­tang setelah mendapatkan laporan. Tim pun me­nge­rahkan perahu karet de­ngan beberapa personel untuk mengevakuasi jasad korban. Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah sakit lalu diserahkan ke­pada keluarganya.

Kapolsek Sijunjung AKP Usman Nurwidi menga­takan, korban merupakan warga Jorong Ganting, Na­gari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung. Menurutnya, Korban dilaporkan telah hilang selama tiga hari atau meninggalkan rumah pada Rabu, (15/11) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Diketahui, korban te­ngah menjalani masa pe­ngobatan epilepsi di Poli Jiwa RSUD Sijunjung. Pihak keluarga sendiri telah me­la­kukan upaya pencarian, namun yang bersang­kutan belum ditemukan. Peris­tiwa itu kemudian dila­por­kan ke Polsek,” kata AKP Usman Nurwidi kepa­da wartawan, Minggu (19/11).

Dijelaskan AKP Usman Nurwidi, mendapat la­poran dari keluarga, pi­haknya kemudian ber­koordinasi dengan peme­rintahan na­gari dan BPBD Sijunjung un­tuk mela­kukan pencarian.

“Pencarian korban di­mulai pada Jumat (17/11) pukul 14.00 WIB oleh per­sonel Polsek Sijunjung, BPBD Sijunjung, Wali Na­gari Sijunjung dan perang­kat, serta puluhan masya­rakat setempat,” ungkap AKP Usman Nurwidi.

AKP Usman Nurwidi  menambahkan, wilayah pencarian difokuskan di ladang, kebun, dan sungai dalam wilayah Jorong Gan­ting, Nagari Sijunjung, se­suai dengan kebiasaan sehari-hari korban.

“Namun hingga Jumat malam korban belum dite­mukan. Karena belum me­nemukan hasil, pencarian tersebut dialnjutkan pada Sabtu pagi dengan meli­batkan kekuatan yang lebih banyak dari Polsek Sijun­jung, Tim SAR dan BPBD, dan masyarakat utusan dari 10 Jorong di Nagari Sijunjung,” ujarnya.

Setelah dilakukan pen­carian dan area penyisiran diperluas, kata AKP Usman Nurwidi, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak ber­nyawa alias meninggal dunia.

“Usai ditemukan, jasad korban dievakuasi ke ru­mah sakit sebelum dise­rah­kan ke pihak keluarga. Untuk penyebab tewasnya korban di aliran sungai, kami belum bisa menyim­pulkannya karena masih dalam proses penyeli­di­kan,” tutupnya. (ndo)