BERITA UTAMA

Pria Paruh Baya Tewas Gantung Diri di Dapur

0
×

Pria Paruh Baya Tewas Gantung Diri di Dapur

Sebarkan artikel ini
GANTUNG DIRI— Polisi mengevakuasi jenazah korban DS yang tewas akibat gantung diri di dapur rumahnya, kawasan Seberang Palinggam, Kota Padang.

PADANG, METRO–Warga Seberang Pa­linggam, Kecamatan Pa­dang Selatan, Kota Padang, dibuat gempar dengan penemuan mayat pria pa­ruh baya yang tergantung dalam dapur rumahnya, pada Rabu malam (15/11). Sontak saja, rumah korban pun ramai dikunjungi war­ga yang ingin menyak­sikannya.

Korban yang diketahui be­rinisial DS (54) saat pertama kali ditemukan, kondisi lehernya terlilit kain yang diikatkan pada kuda-kuda atap rumah. Korban pun mengenakan kaos dan celana panjang. Di lokasi, keluarga korban menangis sejadi-jadinya lantaran tak menyangka korban me­milih untuk mengakhiri hi­dupnya dengan cara se­perti itu.

Tak lama berselang, Polisi dari Polresta Padang dan Polsek Padang Selatan tiba di lokasi untuk menurunkan tubuh korban yang tergantung lalu melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Selanjutnya, je­nazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayang­kara Padang untuk dilakukan visum luar.

Baca Juga  Demi Sabu, Komplotan Begal Rampas Motor dan Hp Teman

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina mengatakan, korban ditemukan tewas tergantung pertama kali oleh adiknya bernama Rika. Mendapati kakaknya yang sudah kaku dan tergantung, Rika pun berteriak histeris.

“Teriakan Rika itu di­dengar oleh pihak keluarga lain serta masyarakat setempat hingga berdatangan ke sana. Salah seorang warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Babinkamtibmas setempat dan selanjutnya dilaporkan ke Pawas Polsek Padang Selatan dan Polresta Pa­dang,” kata Ipda Yanti Delfina.

Ditambahkan Ipda Yanti, petugas yang datang ke lokasi langsung mengamankan TKP dan tidak memperbolehkan seorang pun masuk, karena petugas melakukan identifikasi terhadap tubuh korban demi kepentingan penyelidikan.

Baca Juga  Aktor Curanmor 14 TKP Ditangkok

“Pukul 21.40 WIB datang Unit Identifikasi Polresta Padang Ke TKP dan langsung melakukan olah TKP, dan sekitar pukul 22.00 WIB seluruh rangkaian olah TKP selesai dilaksanakan,” ujarnya.

Diceritakan Ipda Yanti, penemuan mayat tersebut berawal dari adik korban yang ingin ke dapur lalu membuka pintu dapur, dan menemukan korban da­lam posisi tergantung pada pukul 20.30 WIB.

“Korban DS berhasil diturunkan dengan cara memutuskan tali dari kain yang digunakan korban untuk gantung diri. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi karena meyakini korban meninggal karena gantung diri,” tutupnya. (brm)