METRO PADANG

Andre Rosiade Ajak Pendukung Semen Padang Kibarkan Bendera Palestina saat Lawan PSPS Riau

0
×

Andre Rosiade Ajak Pendukung Semen Padang Kibarkan Bendera Palestina saat Lawan PSPS Riau

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade

 PADANG, METRO–Penasihat Tim Semen Padang FC, H Andre Rosiade mengajak para suporter dan pendukung membawa bendera Palestina saat laga melawan PSPS Riau, Jumat (17/11) malam.

“Kami mengajak seluruh supporter yang akan menonton langsung pertandingan Semen Padang vs PSPS di Stadion GOR Agus Salim, Padang besok jam 19.00 WIB untuk membawa bendera Palestina dalam rangka mendukung Kemerdekaan Palestina,” tulis Andre, Kamis (16/11).

Disebut Andre, aksi ter­sebut dilakukan untuk me­nunjukkan kepedulian ke­pada Palestina dan me­ngutuk aksi kekejaman yang dilakukan zionis Israel. Pengibaran bendera Pales­tina di stadion itu sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Dia mengecam penjajahan yang dilakukan Israel.

Andre mengajak se­mua pihak untuk bersama-sama mendukung kemer­dekaan Palestina. Duku­ngan itu salah satunya diwujudkan lewat pengi­baran bendera Palestina di stadion pada Jumat besok.

“Mari bersama-sama besok kita kibarkan ben­dera Palestina dalam per­tandingan Semen Padang melawan PSPS yang dia­dakan besok 17 November jam 7 malam di Stadion GOR Haji Agus Salim, Pa­dang, Sumatera Barat. Ber­sama-sama kita dukung kemerdekaan Palestina melawan penjajah zionis Israel,” ujar Andre.

Baca Juga  Imbau Warga Letakkan Sampah di Titik yang Mudah Dijangkau, LPS Kurao Pagang Turunkan Patroli dan Pasang Spanduk

Menurutnya, sepakbo­la adalah olahraga yang bisa menyatukan bangsa. Aksi solidaritas dengan pengibaran bendera Pales­tina dalam pertandingan sepakbola ini juga menjadi salah satu cara menun­jukkan pembelaan kepada warga Palestina.

Tak hanya itu, gabu­ngan suporter Semen Pa­dang FC pun menggelar aksi bersih-bersih sampah di stadion setelah laga selesai.

Andre mengutuk keras tindakan serangan Israel di Gaza, Palestina. Andre mengatakan kekejaman Israel menyebabkan ba­nyak korban jiwa di Pales­tina, termasuk wanita dan anak-anak. “Tentu melihat kondisi Palestina saat ini saya rasa seluruh warga di dunia yang punya hati nurani dan rasa kema­nusiaan tentu mengutuk langkah kekejaman pen­jajah Israel yang memban­tai wanita, anak-anak, dan juga menyebabkan korban yang luar biasa terhadap Palestina,” katanya.

Andre menyebut sera­ngan Israel membuat ma­syarakat di Palestina sulit mendapatkan akses maka­nan, kesehatan hingga air bersih. Andre menilai tin­dakan Israel begitu kejam hingga membuat seluruh dunia mengecam.

“Bagaimana masyara­kat Palestina di Gaza dan di berbagai wilayah sangat kesulitan mendapat akses makanan, air bersih dan juga akses kesehatan, ini menurut saya perlakuan yang begitu kejam penjajah Israel, dan seluruh dunia mengecam langkah yang dilakukan oleh penjajah Israel,” kata Andre.

Baca Juga  Andre Rosiade Perjuangkan Tunjangan Kesehatan Pensiunan PT SP ke Erick Thohir

Andre mengapresiasi sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal po­sisi Indonesia yang men­dukung perjuangan Pales­tina. Andre menyebut si­kap nyata dukungan itu dibuktikan dengan ban­tuan-bantuan yang terus dikirim Indonesia ke ma­syarakat Palestina.

“Dan saya mengapre­siasi langkah yang dilaku­kan pemerintah Indonesia, Presiden Jokowi dan jaja­rannya, menunjukkan si­kap yang jelas, terang ben­derang, dan juga tegas sikap Indonesia mendu­kung Palestina dan juga mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengi­rimkan bantuan kepada warga Palestina. Ini me­nunjukkan, Pemerintah Indonesia mendukung Pa­lestina dan mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam segala ben­tuk penjajahan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Andre juga mengapresiasi lang­kah pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk memban­tu masyarakat di Palestina. Andre mengapresiasi Kem­han yang akan me­nyiapkan kapal Rumah Sakit TNI untuk membantu masyarakat di Palestina. “Saya apresiasi langkah pemerintah selain mengi­rimkan bantuan. Pemerin­tah melalui Kemenhan akan menyiapkan kapal Rumah Sakit TNI untuk membantu masyarakat Palestina,” kata Andre. (*)