DENPASAR, METRO–Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D meraih Anugerah Academic Leader dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI sebagai Rektor terbaik se-Indonesia untuk Kategori Perguruan Tinggi (PT) Terakreditasi Unggul, Senin (13/11).
Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Dirjen Dikti Ristek Prof. Ir. Nizam, Ph.D di Grand Ballroom Hyatt Hotel Nusa Dua Denpasar Bali. Suasana suka cita menyelimuti rombongan UNP atas capaian yang sangat bergengsi diperoleh oleh orang nomor satu di UNP ini.
Ikut mendampingi Rektor UNP menerima penghargaan tersebut, Wakil Rektor (WR) 2 Prof. Ir.Syahril, M.Sc, Ph. D, Sekretaris UNP, Dr. Erianjoni, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Prof. Dr. Afdal, M. Pd. Kons, Sekretaris LPPM, Prof. Dr. Rahadian Zainul, M. Si dan Prof. Dr. Ifdil, M.Pd Kons Kapus Publikasi dan Haki LPPM UNP.
Selain Rombongan UNP juga hadir Rektor ISI Padang Panjang Dr. Febri Yulika, M. Hum dan Kepala LL2Dikti Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau, Afdalisma, M.Pd
Dihadiri Pimpinan dan Dosen Perguruan Tinggi dari beberapa Perguruan Tinggi Indonesia yang juga mengikuti World Scientific Forum of Indonesia (WSFI), menambah kemeriahan acara tahunan paling bergengsi di Indonesia ini.
Sekadar diketahui, Program Anugerah Academic Leader adalah apresiasi Kemendikbudristek kepada rektor dan dosen yang telah konsisten berkarya dan berinovasi bagi kemajuan pembangunan nasional. Penghargaan yang diberikan khusus bagi para rektor dan dosen berprestasi. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2022 lalu dan terus diselenggarakan sebagai ajang tahunan.
Usai menerima penghargaan, Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. “Alhamdulilah capaian ini berkat kerja semua sivitas yang telah membesarkan UNP selama ini, Piala ini saya jadikan juga kado terindah Dies Natalis ke-69 UNP serta membuktikan, pendidikan tinggi di Sumbar sangat pantas diperhitungkan oleh semua pihak,” terangnya.
Tidak dipungkiri, selama kepemimpinan Ganefri sebagai Rektor UNP, cukup banyak membawa kemajuan bagi perguruan tinggi tersebut. Salah satunya, UNP sekarang ini memiliki guru besar cukup banyak mencapai 111 orang. Jumlah ini melebihi targetnya yakni 100 guru besar tahun 2023. Peningkatan lain seperti, jumlah dosen berkualifikasi doktor sebesar 31,53% dari total 1.424 dosen saat ini.
Ganefri menjelaskan juga, status UNP sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) dengan akreditasi unggul, merupakan bukti transformasi UNP menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mumpuni.
Hal tersebut menjadi lebih nyata berkat peningkatan jumlah program studi terakreditasi unggul, mencapai 41% dari total 132 program studi. Selain itu terdapat 26 program studi di UNP yang memperoleh akreditasi internasional, diakui oleh ASIIN, AUNQA, dan AQAS.
UNP juga terus membuktikan komitmen dalam penguatan budaya riset dan inovasi melalui peningkatan jumlah penelitian yang didanai setiap tahunnya. Pada tahun 2023, UNP mendanai 591 judul penelitian yang menghasilkan lebih dari 2.166 publikasi di jurnal internasional bereputasi. Jumlah tersebut meningkat pesat dibanding tahun 2016 yang hanya 118 judul.
UNP juga telah meningkatkan kolaborasi riset dengan penambahan negara kolaborator sebanyak 28 negara dan universitas kolaborator sebanyak 145 universitas, baik di dalam maupun di luar negeri. UNP juga memiliki capaian yang signifikan dalam Hak Kekayaan Intelektual, dengan 685 HKI, 53 Paten Sederhana, 14 Merek Dagang, dan 10 Desain Industri pada tahun 2023.
Prof. Ganefri membeberkan, saat ini, UNP mempersiapkan diri untuk menjadi universitas kelas dunia. Dengan prestasi seperti bintang 3 dalam penilaian QS Stars, peringkat di wilayah Asia dan ASEAN, UNP sedang berusaha mencapai status World Class University melalui peningkatan reputasi akademik, optimalisasi pembelajaran berkualitas internasional, lulusan yang kompetitif secara global, peningkatan kerjasama internasional, dan peran aktif dalam diseminasi hasil riset dan inovasi. (fan/adv)






