SOLOK, METRO–Pemerintah Kota Solok melakukan Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat. Pertemuan ini bertujuan untuk menilai efektifitas upaya pemerintah Daerah dalam pengembangan produk unggulan UMKM di Kota Solok.
Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menilai atas masukan dan arahan yang telah disampaikan oleh tim BPK akan berguna untuk kemajuan Kota Solok.
Dia mengakui bahwa Kota Solok harus melakukan konsolidasi dan merumuskan rencana aksi terkait dengan analisis kerja kedepannya. Dan diharapkqn OPD terkait untuk langsung menindak lanjuti terkait hasil audit itu.
Menurutnya hasil audit itu hendaknya menjadi acuan kepada OPD terkait dalam rangka perbaikan-perbaikan di lingkup Pemko Solok. Menguatkan koordinasi dengan OPD teknis lainnya juga dinilai penting.
Sementara Pengendali Teknis Tim Pemeriksaan dari BPK RI Provinsi Sumatera Barat, Vivi Lunedi Basyoruddin menyampaikan, dalam pemeriksaannya, BPK RI telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama pihak terkait. Juga melakukan konfirmasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM.
Dalam pemeriksaan tersebut, lanjutnya terdapat 9 indikator penilaian yang terbagi dalam pelayanan perizinan dan penanaman modal yang menggambarkan sejauh mana upaya entitas dalam hal tersebut.
Vivi berharap Kota Solok dapat melakukan usaha yang lebih baik lagi dalam pengembangan terhadap produk unggulan UMKM Kota Solok. (vko)






