SOLOK, METRO – Perbedaan pilihan jangan sampai terjadi perpecahan antar warga. Untuk itu Wali Kota Solok, Zul Elfian meminta seluruh pihak untuk berperan aktif menjaga kesejukan menyongsong pesta demokrasi yang sudah semakin dekat.
Dalam kegiatan silaturahmi yang dilakukan Pemko Solok dan Polres Solok Kota bersama sejumlah pengurus masjid dan mushalla se-Kota Solok, terungkap rasa persatuan perlu dijaga. Dan masyarakat diminta lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan pilihan.
Dalam pertemuan itu, juga ditekankan untuk mencegah pemanfaatan sarana ibadah sebagai sarana kampanye praktis. Diakui Zul Elfian, memang jelang pemilihan presiden dan legislatif yang sudah diambang mata, banyak dinamika yang terjadi. Namun masyarakat harus arif dan bijak dalam menyikapi setiap persoalan yang ada.
“Terutama soal berita hoaks atau bohong yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat jangan mudah terpancing dam ikut-ikutan dengan membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya itu,” ujarnya.
Zul Elfian juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari hal-hal yang berbau ujaran kebencian, baik secara langsung maupun dalam menggunakan media sosial yang bisa mengundang perpecahan dan perselisihan. Seluruh pihak diminta untuk saling menjaga, jangan sampai pesta demokrasi yang diharapkan membawa perubahan kearah yang lebih baik malah menuai permusuhan dan pertikaian.
Ia menambahkan, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan lintas partai sangat diperlukan dalam memberikan contoh pendidikan demokrasi yang berkualitas terhadap masyarakat luas. Menurut Zul Elfian, dari pengalaman perhelatan pesta demokrasi di Kota Solok, selama ini senantiasa berjalan dengan aman dan terkendali. Namun masyarakat juga harus tetap waspada terhadap upaya-upaya provokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Terhadap proses pemilu serentak nanti, dirinya juga mengingatkan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menyampaikan suaranya sebaik mungkin. Pilihlah sesuai hati nurani tanpa intervensi dari siapapun. (vko)





