SUNGAI BANGEK, METRO–Inspektorat Jenderal Kementerian Agama melakukan exit meeting evaluasi penguatan kapabilitas SPI setelah melalui tahap pemetaan dan implementasi, evaluasi yang berlangsung selama tujuh hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap proses implementasi yang sudah berlangsung.
Dimana kegiatan ini tahapan sudah berjalannya dua kegiatan sebelumnya, mulai dari evaluasi yang sudah dilakukan oleh tim itjen selama tujuh hari.
“Tim Satuan Pengawas Intern (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang sudah banyak perbaikan dari IAC dan kedudukan SPI yang sudah baik,” papar Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) Budi Setyo Hartoto Jum’at, (10/11)
Dalam Exit Meeting yang digelar di ruang rapat pimpinan lantai II kampus III UIN IB Padang. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) menyoroti, perbaikan SPI di UIN IB Padang.
“Dengan fokus pada tiga poin utama, yakni aspek kelembagaan, SDM, dan kualitas pengawasan, Itjen Kemenag memberikan analisis mendalam terhadap kondisi saat ini,” ujarnya.
Pertama, dalam aspek kelembagaan, Itjen Kemenag memberikan saran pentingnya Sosialisasi kepada stakeholder kedudukan SPI sehingga dapat memperkuat posisi SPI. Kedua, terkait Sumber Daya Manusia (SDM), SPI UIN IB Padang dapat, menyempurnakan peta kompetensi SDM serta remunerasi SPI yang perlu diperhatikan.
“Yang tak kalah penting, Itjen Kemenag menyoroti aspek kualitas pengawasan sebagai poin ketiga. Dalam konteks ini, mereka menekankan perlunya peningkatan metode pengawasan yang sesuai dengan standar yang ada,”
“Saya mengucapkan terimakasih atas program itjen ini diharapkan kedepannya SPI menjadi mata telinga rektor dan perpanjang tangan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI,” kata Rektor UIN IB Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd.
Rekomendasi perbaikan konkret diusulkan untuk setiap poin, menciptakan roadmap yang jelas bagi UIN Imam Bonjol Padang untuk memperkuat SPI mereka.
“Pihak kampus diharapkan dapat mengambil langkah-langkah proaktif guna mewujudkan perubahan positif berdasarkan evaluasi konstruktif dari Itjen Kemenag.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd , Wakil Rektor II, Tim Evaluasi Penguatan Kapabilitas SPI, Tim SPI UIN Imam Bonjol Padang dan Tim Humas dari Itjen dan UIN Imam Bonjol Padang. (brm)






