TIMNAS U-17 Indonesia akan melakoni partai perdana grup A kontra Ekuador pada fase grup Piala Dunia U-17. Pertandingan ini bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/9) mulai pukul 19.00 WIB.
Skuad Garuda telah menjalani persiapan selama kurang lebih dua bulan, termasuk pemusatan latihan ke Jerman pada 18 September hingga 23 Oktober. Berbagai uji coba menghadapi tim yang kualitasnya dianggap setara dengan kontestan Piala Dunia U-17 juga sudah dijalani. Dari tujuh laga, Arkhan Kaka dan kawan-kawan mencatatkan dua kemenangan, satu kali imbang, dan empat kekalahan.
Pelatih Bima Sakti memastikan anak asuhnya dalam kondisi siap tempur, baik dari segi fisik maupun pemahaman taktik. Walau begitu, dia tak membebani para pemain dengan target tinggi dan berharap mereka bisa bermain lepas sehingga dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
“Yang pasti saya tidak mau terlalu membebani pemain. Yang pasti mereka juga sadar ini kesempatan yang langka. Mereka sudah tahu tugas dan tanggung jawab. Selalu fokus dalam setiap pertandingan dan siap memberikan yang terbaik,” ujar dia dikutip dari laman resmi PSSI.
Arkhan Kaka diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Indonesia dalam laga kontra Ekuador. Pemain yang menjadi bagian dari skuad juara timnas U-16 di Piala AFF U-16 2022 itu hampir tak tergantikan posisinya. Dalam beberapa laga uji coba, dia kerap dipasang sebagai starter.
Selain itu, dua pemain diaspora Amar Rayhan Brkick dan Welber Halim Jardim bakal debut pertama kali secara langsung di hadapan publik Indonesia. Suporter Merah Putih tentu menaruh harapan tinggi kepada dua sosok tersebut yang disebut mempunyai kemampuan di atas rata-rata pemain lokal.
Dari kubu Ekuador, pelatih Diego Martinez mengatakan persiapannya berjalan lancar. Ia sudah mengintip cara bermain Indonesia dan menyiapkan strategi untuk mengantisipasinya.
“Persiapan melawan Indonesia sangat bagus, kita sudah pergi ke Saudi Arabia untuk pemusatan latihan, selain itu kami juga melakukan persiapan yang baik di Quito Ekuador,” ujar Diego Martinez.
“Indonesia merupakan tim yang bagus, kami sudah melihat cara bermain mereka dan saya rasa cukup baik. Mereka mempunyai pemain bagus karena memiliki penguasaan bola dan kecepatan yang baik,” kata Diego menambahkan.
Allen Obando menjadi salah satu pemain Ekuador yang patut diwaspadai Iqbal Gwijangge dan Sultan Zaky sebagai bek Indonesia. Obando merupakan penyerang asal klub Ekuador, Barcelona SC yang telah mencatatkan satu gol dari enam penampilan musim ini. Penyerang kelahiran 13 Juni 2006 itu merupakan bagian dari skuad runner up Ekuador di Kejuaraan Amerika Selatan U-17.
Piala Dunia U-17 2023 adalah Piala Dunia U-17 edisi ke-19. Turnamen ini akan digelar dari 10 November 2023 sampai 2 Desember 2023 dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
Ini merupakan pertama kalinya Indonesia menggelar sebuah turnamen FIFA. Ini juga merupakan pertama kalinya Piala Dunia U-17 digelar di Asia Tenggara. Piala Dunia U-17 edisi sebelumnya digelar di Brasil pada 2019. Waktu itu, Brasil keluar sebagai juara dan meraih gelar mereka yang ke-4.
Setelah itu, turnamen dua tahunan ini sempat hiatus seiring pandemi COVID-19. FIFA terpaksa membatalkan penyelenggaraan edisi 2021, dan baru bisa menggelarnya kembali di 2023. Indonesia yang mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah.
Drawing Piala Dunia U-17 2023 dilangsungkan di markas FIFA di Zurich, Swiss, pada 15 September 2023. Sebanyak 24 tim dibagi menjadi enam grup.
Dua tim yang finis di dua besar masing-masing grup, bersama empat tim peringkat tiga terbaik, akan lolos ke fase gugur. Fase gugur meliputi babak 16 besar, perempat final, semifinal, perebutan juara 3, dan final.
Di fase gugur, tidak ada extra time. Jika pertandingan tetap imbang sampai setelah 2×45 menit waktu normal, maka akan langsung digelar adu penalti untuk menentukan pemenang.
Berlangsung di 4 Kota, 4 Stadion
Sebanyak empat kota dan stadion di Indonesia sudah ditetapkan sebagai kota tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Empat kota itu adalah Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo), Surakarta (Stadion Manahan), Jakarta (Jakarta International Stadium), dan Bandung (Stadion Si Jalak Harupat).
Dibuka Artis Dua Genre
Diketahui, upacara pembukaan Piala Dunia U-17 2023 menjadi sebuah tantangan, lantaran kegiatan seremoni tersebut dibatasi dengan waktu yang hanya 8-10 menit. Kendati begitu, Wishnutama yang menjadi penanggung jawab upacara pembukaan Piala Dunia U-17 2023 tetap menjanjikan penampilan yang memukau dan bisa terus kenang.
Rencananya, pembukaan Piala Dunia U-17 2023 tersaji sebelum pertandingan Grup A antara timnas U-17 Indonesia vs Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Nantinya, seremoni pembukaan Piala Dunia U-17 2023 melibatkan dua penyanyi berbeda genre. Keduanya adalah Wika Salim dan Aurelie Moeremans.
Wika bakal menyanyikan lagu Bersama Garuda (We Are Together) yang menjadi lagu tema timnas Indonesia berkolaborasi dengan 20 dancer. Sementara Aurelie mendendangkan lagu No Comment-Rungkad secara medley yang diiringi 20 dancer. (*/rom)






