POLITIKA

DCT DPRD Sumbar 1: Peluang Caleg Baru

1
×

DCT DPRD Sumbar 1: Peluang Caleg Baru

Sebarkan artikel ini
image description

Oleh: Reviandi

Pengumuman daftar calon tetap (DCT) oleh KPU 4 November 2023 membuat para calon anggota legislatif (Caleg) resmi bergerak, meski masih berstatus sosialisasi. Karena masa kam­panye baru akan dimulai 38 November 2023. Begitu juga dengan para Caleg DPRD Sumbar dari daerah pemilihan 1 yang hanya terdiri dari Kota Padang.

Meski hanya 1 daerah, Pa­dang memiliki pemilih 666.178, terbanyak dari 18 Kabupaten dan Kota di Sumbar. Tersebar pada 11 kecamatan dan 104 kelurahan dengan jumlah tempat pemungutan suar (TPS) 2.681. Sementara kursi yang diperebutkan 10. Berda­sarkan hasil Pemilu 2019, kursi ditempati Partai Gerindra 3 kursi, PAN 2, PKS 2, Demokrat, Golkar dan PDI Perjuangan.

Benar, 2019 tidak banyak partai yang menembus DPRD Sumbar dari Dapil ini. Seperti NasDem dan PPP yang terlempar karena kuat­nya tiga partai, Ge­rindra, PAN dan PKS. 2024 ini, mungkin tak banyak berubah. Satu partai yang dirasa akan kembali ke DPRD Sumbar adalah Nas­Dem yang saat ini begitu getol mengampanyekan Capres Anies Baswedan.

NasDem tak main-main untuk merebut kursi. Nomor urut 1 ditempati mantan anggota DPRD Padang yang pernah gagal ke DPRD Sumbar 2019 Mailinda Rose. Wanita yang dikenal cukup cakap dan memimpin NasDem berjuang dari Dapil Sumbar 1. Nomor urut dua ada mantan pejabat Bank Nagari Irwan Zuldani yang berasal dari Kuranji.

Nomor urut 3 ada mantan anggota DPRD Sumbar dari Ha­nura M Tauhid yang juga pernah menjadi ketua DPW Perindo Sum­bar. Mantan Sekretaris Satria Gerindra Sumbar Deswandi Bajadi nangkring di nomor 4. Disusul Ketua KNPI Sumbar Nanda Satria dan mantan Ketua DPP PKPI Sumbar Salmah di nomor urut 6.

Mantan anggota DPRD Sum­bar dari Hanura lainnya Taufik Hidayat di nomor 7 disusul aktivis perempuan Ka’bati nomor 8. Aktivis pe­rempuan asal Kototangah Uniang Zafniarti mengisi nomor 9. Ditutup kader NasDem Adi Pra­bowo yang sudah cukup lama memasang alat peraganya di Padang. Mereka akan mencoba mengembalikan satu atau dua kursi NasDem di Dapil Sumbar 1.

Sementara Gerindra sebagai pemenang 2019 tidak mau tinggal diam begitu saja. Incumbent yang juga Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman diberikan nomor 1. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Hidayat di nomor dua, disusul pensiunan guru dan kepala sekolah Maiyofa nomor 3. Nomor 4 diisi Ketua DPC Gerindra Padang Ferry Mulyadi dan Rudi Syafriadi nomor 5.

Sekretris PSP Padang Harris Hidayat menempati nomor urut 7. Sebelumnya pada DCS, Harris masuk Bacaleg DPRD Padang Dapil 1 Kota Padang (Kototangah). Ketua DPRD Padang Syafrial Kani diberikan nomor 8. Sementara Caleg perempuan Wilza Rizani mengisi nomor 9 sebelum ditutup Ketua PD Tidar (Tunas Indonesia Raya) Sumbar Megri Fernando di nomor 10. Satu incumbent Desrio Putra memilih maju ke DPD RI.

PKS hadir dengan muka-muka baru selain incumbent Gus­tami Hidayat di nomor urut 1. Nomor urut 2 ada anggota DPRD Padang Muhidi disusul istri Wakil Ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen yaitu Tasnidar di nomor 4. Mantan Ketua Baznas Padang Episantoso mengisi nomor urut 4. Anggota DPRD Padang Andy Wijaya juga naik kelas dan menda­pat nomor urut 5.

Yang membuat Andy naik kelas, diduga karena saudaranya Dedy Mariyes Saputra juga maju ke DPRD Padang dari Dapil 1 Koto­tangah. Nomor urut 6 diisi Caleg perempuan Devi Erawati, disusul Alizar di nomor urut 7, mantan Sekretaris Kota Padang Asnel diberikan nomor urut 8 disusul Caleg perempuan Weni Yuliani. Nomor 10 ditutup pengu­saha muda Padang Ulki Chandra.

PAN tetap memasang dua incumbent. Nomor urut 1 Ketua DPW PAN Sumbar Indra Dt Rajo Lelo. Disusul nomor 2 mantan Ketua DPRD Padang Zulherman yang dulu ada di Demokrat. Nomor 3 ada Caleg perempuan Desma Elfa. Incumbent lainnya, Maigus Nasir ada di nomor 4. Disusul Sudirus­man nomor urut 5, Rat­wimawi 6, mantan anggota DPRD Sumbar dari Gerindra Darmawi nomor 7, Titin Kristina 8, Eliza Eka Putri 9 dan Khairiah Putri Awera 10.

Demokrat sepertinya tak mau tinggal diam dan menempatkan kader-kader terbaiknya. Pengu­saha muda Ginno Irwan di nomor urut 1. Nomor 2 ada mantan Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil yang kembali maju. Ini peluang ter­baik­nya, karena rivalnya Suwirpen Suip sekarang maju ke DPR RI dari Sumbar I.

Nomor 3 ada  Ermawati Tan­jung. Mantan anggota DPRD padang Januardi Sumka nomor 4 dan Afri Yasmon nomor 5. Selan­jutnya ada kader perempuan Demokrat Susanti Sembiring di nomor 6, Nelvi Nizar 7,  Buzarman 8, mantan anggota DPRD Padang Zubardi Koto dt Angkat Dirajo 9 dan ditutup Rismadi di nomor urut 10.

Partai Golkar yang kali ini mengusung Prabowo Subianto kembali menempatkan incumbent Afrizal di nomor urut 1. Ketua DPD Golkar Padang Muhammad Iqra Chissa Putra nomor urut 2. Lalu ada nama Linda Oktavianti nomor 3, Andi Mastian 4,  Richardo5, kader perempuan Deviani 6,  Amiziduhu Mendrofa 7, Erwin Pribadi 8, wartawan senior  Devi Diany 9 dan  Aguswanto 10.

PDIP yang di luar dugaan mendapatkan kursi pada 2019 lalu kembali menempatkan incumbent Albert Hendra Lukman di nomor urut 1. Disusul mantan anggota DPRD Sumbar Syahrial yang dulu maju dari Dapil Sumbar 3 (Agam dan Bukittinggi). Gusniati, kader perempuan di nomor urut 3. Putra tokoh PDIP Sumbar Djanas Raden yaitu Donny Djanas mengisi nomor 4.

Nomor 5 ada Artasasta Lepat Raja Ikuten Pinem, 6 Estie Pratiwi, 7 Defon Ikbal, 8 Aprianus Hura, 9 Yulinofri dan 10 Zalman Efendi. Jika ingin mempertahankan satu kursinya, PDIP harus bekerja ekstra keras lagi. Apalagi saat ini, PDIP mengusung Ganjar Pra­nowo yang di Sumbar kurang menda­patkan tempat. Masuknya Mahfud MD sebagai Cawapres, bisa membuka peluang itu kembali.

Selain partai-partai di Atas, ada Partai Hanura yang ternyat ajgua serius membidik kursi DPRD Sumbar dari Padang. Nomor urut 1 diisi putri mantan anggota DPR RI asal Sumbar Endre Saifoel yaitu Aisyah Putri Devira. Dia sudah cukup banyak membuat agenda sosialisasi, sampai memasang alat peraga masif di Padang. Yang mencengangkan, mantan Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso yang hari ini menjadi Ketua Hanura Sumbar, masuk di nomor urut 2. Selanjutnya ada  Gusmardi 3, Lerry Pratama 4, Yeni Marhayati 5, Tris Candra 6, Yenita Yatim 7, Rusdi Rosis 8, Syukri Thaher 9 dan Amran 10.

Selain itu ada PPP yang juga kembali membuka asa ke DPRD Sumbar. Menempatkan putra ang­gota DPD RI Emma Yohanna dan Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi, yaitu Nikki Lauda Hariyona di nomor urut 1. Disusul Asmantoni 2, Ermiwati Jinis 3, Gevin Apriofaldo Azwin 4, Achiar 5, Zaimah Zul 6,Yusran Ance 7, Zulkarnaini Sutan Batuah 8, Irmawati 9 dan tokoh Kuranji Zul Akmal Naro di nomor 10.

Sementara, partai-partai lain­nya diprediksi akan sulit men­dapatkan jatah kursi, termasuk PBB yang dulu pernah mengutus wakil­nya. Juga ada PKB yang diper­kirakan belum akan bisa menem­busnya. Begitu juga Partai Buruh, Gelora, PKN, Hanura, Garuda, PSI dan Partai Ummat yang harus berjuang keras untuk men­da­pat­kan­nya.

Tapi jangan ragu, masih ada peluang bagi mereka yang beru­saha. Seperti apa yang disam­paikan Wapres pertama Indonesia Mohammad Hatta, “Kita tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi kita dapat merubah masa depan.” Dengan berjuang, akan mengu­bah masa depan komposisi dewan Dapil Sumbar 1. (War­tawan Utama)