PADANG, METRO–Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Barat (BI Sumbar) kembali menggelar festival ekonomi kreatif, pariwisata, dan investasi. Pada tahun tahun sebelumnya, event tersebut bertajuk Minang Creft, namun pada tahun ini berubah nama menjadi Sumbar CreatiFest.
Kepala BI Sumbar Endang Kurnia Saputra mengatakan, puncak Sumbar CreatiFest dilaksanakan pada 1-3 Desember mendatang di GOR Haji Agus Salim Padang. Kegiatan yang diselenggarakan di antaranya pameran UMKM kreatif, bazaar makanan dan minuman, pameran komunitas kreatif, dan kompetisi kreatif.
“UMKM yang dihadirkan perwakilan dari kabupaten/kota. Tapi UMKM yang kreatif, karena di Sumbar ini sebenarnya banyak produk makanan, minuman, dan pakaian kreatif yang diproduksi pelaku usaha muda. Misalnya roti kekinian gaya Jepang, ada pula randang yang bahan dan rasanya beragam. Dari segi produknya bagus, namun belum banyak dikenal,” kata Endang.
Sumbar CreatiFest sendiri, dikatakannya, adalah kegiatan berkala yang diselenggarakan oleh BI Sumbar, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi setempat. Kegiatan ini merupakan Strategic Flagship Progra (SPF) BI Sumbar, yang di tahun sebelumnya diberi tajuk Minang CrEft 2022.
“Tahun ini diganti namanya jadi Sumbar CreatiFest agar lebih inklusif bagi seluruh elemen masyarakat Sumbar. BI memang menginginkan event ini sebagai event yang ditunggu. Ini event kita tiap tahun, dan sudah masuk kalender event di Pemprov,” ungkap Endang.
Dijelasakan pria yang akrab disapa Adang ini, selain kegiatan puncak, dalam Sumbar CreatiFest dilaksanakan kegiatan awal berupa bisnis match yang dihelat 22 November 2023. Dalam kegiatan ini, 250 pelaku UMKM yang sudah pernah tembus ekspor atau punya potensi ekspor dikumpulkan. Mereka dipertemukan langsung dengan buyer.
“Kegiatan bisnis match ini kerja sama BI dan BNI. UMKM binaan masing-masing diundang mengikuti bisnis match. Buyer yang kita undang di antaranya dari Jepang. Bagi UMKM yang masuk penilaian layak, akan dibantu permodalan juga untuk bisa ekspor,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Manager Data dan Statistik Ekonomi BI Sumbar, Feri mengungkapkan, di sektor pariwisata, pada kegiatan utama Sumbar CreatiFest juga melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dari sejumlah kabupaten/kota. Mereka diberikan ruang untuk promosi dan menyampaikan keunggulan, kekhasan destinasi wisata yang dikelolanya.
“Kegiatan ini merupakan upaya dari BI Sumbar untuk menciptakan satu ajang yang menjadi daya tarik untuk kunjungan wisata, karena Sumbar membutuhkan wisatawan yang menjadi bagian dari repeat visitor, tidak hanya datang berkunjung satu kali melihat keindahan pemandangan di Sumbar kemudian berhenti sampai di sana. Event menjadikan wisatawan ingin melakukan kunjungan ulang, sehingga pariwisata dan ekraf di Sumbar bisa terus tumbuh dan mengalami peningkatan,” tukasnya. (rgr)






