OLAHRAGA

Laga Kedua Porwil XI Cabor Sepakbola, Sumbar Tundukkan Sumsel 3-1

1
×

Laga Kedua Porwil XI Cabor Sepakbola, Sumbar Tundukkan Sumsel 3-1

Sebarkan artikel ini
PORWIL— Tim Sepakbola Sumbar yang berlaga di Porwil XI Riau.

PEKANBARU, METRO–Sepakbola Sumbar men­jaga asa lolos ke PON 2024 mendatang, setelah dalam laga kedua babak penyisihan Porwil XI di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Selasa (7/11), tim sepakbola Sumbar kembali meraih poin penuh usai menundukan tim sepakbola Sumatra Selatan 3-1 (0-1).

Hasil ini membuat tim Tuah Sakato meraih enam poin dari dua laga yang telah mereka jalani di Porwil Riau, sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Ke­pulauan Riau dengan skor 3-2.

Dalam pertandingan tersebut Sumbar awalnya sempat tertinggal di babak pertama melalui gol yang dicetak pemain Sumatra Selatan Maryono Susilo pada menit ke-33.

Baca Juga  Mimim Dana, Timnas Basket 3x3 Putri Batal Tampil ISG 2022

Hasil ini bertahan hingga peluit babak pertama berakhir ditiup wasit. Memasuki babak kedua, anak asuh Dian Rama dan Dedi Umar terus berupaya me­nyamakan kedudukan de­ngan memasukkan tiga pemain sekaligus.

Ketiga pemain yang masuk di masa istirahat yakni pemain bertahan Septian Ridho menggantikan Dimas Adi Putra, Ha­viv Mumtazamenggantikan Feruzen Maulana dan Yogi Firdaus menggantikan Gibran Tio.

Secara perlahan, anak asuh Dian Rama ini mengejar ketertinggalan pada menit ke-57 melalui usaha Muhammad Fadhil Assha­bri. Gol tersebut menyamakan kedudukan dan membuat semangat anak-anak Tuah Sakato semakin mem­bara.

Baca Juga  Sejarah, 26 Februari Lalu, Apakah Awal Kejayaan Timnas U-22 di Asia Tenggara

Sumbar berhasil menambah keunggulan me­lalui pemain yang baru masuk di babak kedua yakni Haviv Mumtaza pada me­nit ke-77 dan  di akhir per­tandingan Yogi Firdaus memperlebar keunggulan  menjadi 3-1 atas Sumsel.

Yogi mencetak gol di menit ke-90 dan membawa Sumbar meraih kemenangan penting untuk masuk ke babak selanjutnya.

Peluang tim sepakbola lolos PON 2024 cukup terbuka jika setiap pertandi­ngan tetap fokus dan tak jumawa. Mereka harus belajar dengan kegagalan Porwil Bengkulu tahun 2019 lalu. Dimana kalah atas tuan rumah Bengkulu se­kaligus gagal ke PON Pa­pua. (*/rom)