PAYAKUMBUH, METRO–Sempat terekam CCTV saat membobol gudang rempah-rempah, komplotan pencuri yang melancarkan aksinya seperti ninja lantaran memakai kain sarung untuk menyamarkan wajahnya, diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh.
Namun, baru dua pelaku berinisial berinisial WD (48) dan HA (28) yang ditangkap di kediamannya masing-masing pada Minggu (5/11) sekitar pukul 04.00 WIB. Sedangkan tiga pelaku lain diduga berhasil melarikan diri dan saat ini masih terus dilakukan perburuan.
Kasat Reskrim AKP Elvis Susilo mewakili Kapolres AKBP Wahyuni Sri Lestari mengatakan, komplotan itu melancarkan aksinya di gudang rempah-rempah di di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan Kecamatan Payakumbuh Selatan periode Oktober 2023 lalu.
“Aksi pencurian yang di lakukan oleh kawanan ini tergolong rapi. Hal itu dapat dilihat dari kecepatan dan kelihaian pelaku saat melakukan aksinya. Bahkan, mereka yang mengetahui ada CCTV di gudang tersebut, sengaja menutupi wajahnya menggunakan kain sarung,” kata AKP Elvis Susilo, Senin (6/11).
Dijelaskan AKP Elvis, setelah pemilik gudang melaporkan aksi pencurian itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Berbekal rekaman CCTV dan saksi-saksi, pihaknya pun berhasil mengungkap identitas dua pelaku dan dilanjutkan dengan penangkapan.
“Jadi, kami menangkap dua pelaku berinisial WD dan HA di kediamannya masing-masing. Saat diinterogasi, keduanya pun mengakui perbuatannya yang sudah melakukan pencurian di gudang rempah-rempah. Selain itu, masih ada tiga orang lagi rekannya yang terlibat dan masih kami buru,” tegasnya.
AKP Elvis Susilo menuturkan, komplotan ini melakukan aksinya dengan memanjat pagar yang ada di sekeliling gudang kemudian dengan santainya masuk ke dalam gudang lalu mencuri bahan rempah-rempah jenis kapulaga sebanyak tiga karung.
“Salah satu dari pelaku ini merupakan pekerja di gudang, jadi mereka sudah paham dan hafal situasi di gudang,” ujar Kasat Reskrim.
Selain itu, dikatakan AKP Elvis Susilo, dari penangkapan kedua pelaku, pihaknya menyita barang bukti berupa satu unit mobil pikap dengan pelat nomor BM 9027 FG warna putih. Mobil itulah yang dipakai pelaku untuk mengangkut hasil curiannya.
“Akibat perbuatan para pelaku, korban mengalami kerugian Rp25 juta. Rempah-rempah hasil curiannya itu sudah dijual. Makanya, kami masih mencari keberadaan para pelaku yang berperan sebagai penampung barang hasil curian tersebut,” tukasnya. (uus)






