Batusangkar, METRO–Terkait penyegelan SMP 2 Batusangkar dan SDN 20 Baringin, pihak Pemerintah Tanahdatar berang, Senin (6/11).
Bupati Tanahdatar saat ditemui media ini mengatakan akan membuka segel yang terpasang di pagar SMP 2 Batusangkar dan SDN 20 Baringin.
“Segel yang terpampang di kedua sekolah tersebut akan dibuka, agar proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa,” kata Bupati di kantor DPRD usai sidang paripurna, Senin (6/11) siang.
Disampaikan Bupati, untuk keterangan lebih lanjut mengenai hal ini awak media diminta untuk berkordinasi dengan Kadis Kominfo Tanahdatar.
Siang harinya, Satpol PP Tanahdatar membuka segel yang terpasang pagar kedua sekolah tersebut, tanpa adanya perlawanan dari pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan tempat berdirinya bangunan sekolah tersebut.
Sebelumnya, komite kedua sekolah tersebut sudah menemui Bupati dikantor DPRD. Pihak pemerintah daerah berjanji akan membuka segel tersebut hari ini
“Pada kami Bupati janji akan buka segel hari ini, dan Bupati membuktikan janjinya,” kata Komite SMP 2 Busni Ernita.
Sementara itu, Fraksi PKS melalui Syaidani meminta Pemerintah Daerah Tanahdatar untuk segera menyelesaikan persoalan ini, jelaskan duduk persoalannya.
“Jelaskan duduk persoalannya, jelaskan Tanah kedua sekolah itu milik siapa, milik pemerintah kah atau milik orang lain,” katanya.
Sementara itu H.Munafri dari pihak yang mengklaim lahan tempat berdirinya bangunan kedua sekolah itu mengatakan silakan saja pemerintah daerah Tanahdatar membuka segel itu, namun jangan harap dapat dan bisa menggunakan gedung kedua sekolah tersebut.
“Silahkan saja pemerintah membuka segel tersebut, namun jangan harap bangunan tersebut dapat digunakan seperti biasa,” katanya. (ant)






