PADANG, METRO–Kabur usai melakukan pencurian tembaga, besi kuningan, tabung gas hingga sepasang sepatu, seorang pemuda pengangguran diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bungus saat bersembunyi di rumah orang tuanya di daerah Surantih, Kabupaten Pesisir Selatan.
Sayangnya, pihak keluarga yang tak terima pelaku Dodo Saputra (23) ditangkap, malah berusaha melindungi pelaku dan melakukan perlawanan kepada petugas. Namun petugas tidak tinggal diam dan langsung melakukan tindakan tegas.
Menemukan rumah dalam kondisi terkunci dari dalam, petugas langsung mendobrak pintu rumah orang tua pelaku. Setelah itu, di tengah keributan dengan keluarga pelaku, petugas langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polsek Bungus untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Kapolsek Bungus, Al Indra mengatakan, penangkapan terhadap pelaku Dodo berawal dari laporan korban bernama Zukarman (49). Korban mengaku jika barang-barangnya berupa tembaga 80 Kg, besi kuningan 30 Kg, tiga buah tabung gas dan sepasang sepatu raib dibawa kabur maling.
“Pencurian itu terjadi di daerah Jaruai RT 003 RW 004 Kelurahan Bungus Barat Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Akibat mengalami kemalingan, korban merugi Rp 10 juta dan melaporkannya kepada kami,” kata Kompol Al Indra, Minggu ( 5/11).
Dikatakan Kompol Al Indra, setelah menerima laporan, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah dua hari, pihaknya mendapat informasi jika yang mencuri barang-barang milik korban merupakan pelaku Dodo.
“Kami lakukan pelacakan dan diketahuilah pelaku berada di rumah orang tuanya yang berada di daerah Surantiah Pesisir selatan. Tim Opsnal langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku ke daerah Surantiah dan pada saat dilakukan penangkapan keluarga pelaku melakukan perlawanan,” ujar Kompol Al Indra.
Kompol Al Indra menuturkan, petugas bertindak tegas dan mendobrak pintu rumah kemudian menangkap pelaku dan setelah itu pelaku di bawa ke Polsek Bungus guna penyelidikan lebih lanjut. Di sana, pihaknya juga menyita barang bukti sepeda motor yang dipakai pelaku untuk melakukan pencurian.
“Sepeda motor Honda Scoopy warna Orange BA 2478 CP milik pelaku kami sita sebagai barang bukti. Sedangkan tembaga, besi kuningan, tabung gas dan sepatu masih kami cari, karena sudah dijual oleh pelaku. Motifnya ekonomi,” tutupnya. (cr2)






