PADANG, METRO–Gedung mess Kampus II UNP, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) yang berada di jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, dilanda kebakaran besar pada Sabtu (4/11) sekitar pukul 19.53 WIB. Beruntung, kebakaran itu tidak memakan korban jiwa.
Namun, kebakaran besar itu sempat menimbulkan kepanikan lantaran api begitu cepat menjalar dari satu ruangan ke ruangan lainnya di lantai II gedung mess Kampus II UNP. Apalagi, dalam gedung itu begitu banyak barang-barang elektronik maupun kendaraan roda dua.
Untuk mengurangi kerugian, Sekuriti kampus dibantu mahasiswa dan warga meringsek masuk ke lantai satu mess lalu mengeluarkan barang-barang dari ruangan yang belum terbakar sembari menunggu petugas Damkar datang ke lokasi.
Beberapa menit kemudian, sebanyak tiga unit armada Damkar bersama puluhan personel datang dan langsung melakukan penyemptotan air. Setelah satu jam berjibaku, kebakaran gedung mess pun berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah adanya api susulan.
Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino membenarkan adanya kebakaran itu. Menurutnya, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, sebelum kebakaran sempat terdengar suara ledakan dari salah satu ruangan dan disusul muncul api serta asap.
“Saksi yang melihat ada kebakaran, langsung melaporkan ke satpam bahwa ada kebakaran,” katanya. Selanjutnya, saksi bersama satpam berlari ke arah bangunan tersebut dan berusaha menyelamatkan empat unit sepeda motor, dan juga berusaha menyelamatkan laptop serta barang berharga yang berada di lantai bawah,” kata AKP Afrino, Minggu (5/11).
Ditambahkan AKP Afrino, sembari menyelamatkan barang-barang, mereka melaporkan peristiwa kebakaran itu ke Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang dan ke Polsek Koto Tangah. Proses pemadaman pun dilakukan secepat mungkin agar api tidak menyebar.
“Hasil olah TKP, ada delapan unit ruangan di lantai dua mess Kampus II UNP yang terbakar. Untuk penyebabnya masih belum bisa dipastikan, karena masih dalam proses penyelidikan,” tegasnya.
Sementara, Kabid Operasional Damkar Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga unit armada Damkar yang dikerahkan langsung menuju titik lokasi kebakaran untuk memadamkan api, dengan tenaga sebanyak 75 orang personil.
“Kejadian tersebut dilaporkan ke Damkar Kota Padang pada pukul 19.53 WIB, dan pada pukul 20.00 WIB armada mencapai lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman api,” kata Sutan Hendra.
Ditambahkan Sutan Hendra, api berhasil di padamkan satu jam setelahnya, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Sutan menyebut, objek yang terbakar adalah delapan ruangan kelas yang berada di lantai dua seluas 100×75 m².
“Sementara, kerugian dalam musibah ini di taksir mencapai Rp 1 miliar. Dengan begitu, Damkar berhasil menyelamatkan sekitar Rp 3 miliar dan area yang akan terdampak seluas 1000 meter persegi,” ungkap Sutan hendra. (cr2)






