JAKARTA, METRO–Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut memanasnya konflik Israel dan Palestina turut berdampak luas kepada dunia. Salah satunya membangkitkan sel-sel terorisme.
“Beberapa waktu lalu dampak dari perang Israel-Palestina tentunya juga membangkitkan sel-sel yang terafiliasi dengan teroris dan mau tidak mau kita tentunya harus waspada,” kata Sigit di Jakarta, Kamis (2/11).
Sigit menyampaikan Densus 88 Antiteror Polri juga belum lama ini telah menangkap 59 teroris. Jumlah tersebut terbilang cukup banyak, apalagi jelang Pemilu 2024. Dan, kondisi ini cukup mengkhawatirkan.
“Ini semua menjadi bagian yang harus kita rencanakan, kita persiapkan sehingga seluruh tantangan yang muncul, seluruh masalah yang muncul dari tahapan pemilu, eskalasi global yang kemudian terdampak ke dalam situasi dalam negeri dan berbagai macam kebijakan pembangunan harus kita kawal. Semuanya harus berjalan,” jelasnya.
Sebanyak 59 teroris yang ditangkap diketahui ada yang memiliki niat untuk menggagalkan proses Pemilu di Tanah Air. Polri memastikan akan mengamankan rangkaian proses Pemilu 2024 dari awal hingga akhir.
“Tentunya bagaimana kita bisa menjaga dalam situasi perbedaan pendapat karena perbedaan pilihan ini tidak mmbuat kondisi di lapangan kondisi masyarakat menjadi panas. Panasnya saya kira biar di TV, biar di media sosial tapi di lapangan harus dingin, yang namanya persatuan dan kesatuan harus kita jaga,” pungkas Kapolri. (jpg)






