PARIWARA

Perdana Digelar, Festival Bukik Gado-gado Semarak, Titik Awal Kebangkitan Pariwisata Tiga Kawasan

0
×

Perdana Digelar, Festival Bukik Gado-gado Semarak, Titik Awal Kebangkitan Pariwisata Tiga Kawasan

Sebarkan artikel ini
ANGGOTA DPRD Kota Padang dari PAN, Irawati Meuraksa beri sambutan saat Penutupan Festival Bukik Gado-gado.

ANGGOTA DPRD Kota Padang dari Partai Amanat Nasional (PAN), Irawati Meuraksa mengucapkan terima kasih kepada Pe­merintah Kota (Pemko) Padang yang telah mem­fasilitasi event perdana yakni Festival Bukik Gado-gado yang dilaksanakan 28-29 Oktober di Bukik Ga­do-gado, Kecamatan Pa­dang Selatan.

“Festival Bukik Gado-gado ini berawal dari pe­nyampaian aspirasi ma­sya­rakat Bukik Gado-gado kepa­da kami pada tahun 2022 yang lalu,” ungkap Irawati.

Hal ini didasari telah dibukanya akses jalan pe­nunjang kawasan wisata di Gunung Padang, Bukik Ga­do-gado, dan Pantai Air Manis. Dengan adanya pembukaan jalur trans­portasi ini, barang tentu membuka peningkatan stan­dar kehidupan di daerah Bukik Gado-gado.

Terbukti, kawasan Bukik Gado-gado dan sekitarnya, terkenal dengan kawasan wi­sata baru, banyak bermun­culannya tempat kuliner, dan tentu memmbawa dampak positif bagi sektor ekonomi masyarakat terutama di bidang pariwisata.

Sebagai kawasan wisata, perlu ditata dan dikemas de­ngan daya tariknya. “Nah event pariwisata Bukik Gado-gado ini sebagai salah satu solusi men­tasbihkan kawasan Bukik Ga­do-gado dan sekitarnya sebagai pusat pariwisata di Kota Pa­dang,” kata Irawati Meuraksa, Sabtu malam (28/10), saat pem­bukaan acara Festival Bukik Gado-gado.

Melalui event ini berharap membawa dampak positif bagi kemajuan pariwisata di tiga kawasan yaitu Gunung Padang, Bukik Gado-gado dan Pantai Air Manis. Juga semakin me­ningkatkan solidaritas mul­ti etnis yang ada di ka­wasan ini.

“Terakhir, kami me­ngucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Bukik Gado-gado, Gunung Padang, dan Pantai Air Manis, berkat dukungan dan partisipasi masya­ra­kat tiga kawasan ini, se­hingga terwujud Festival Bukik Gado-gado yang di­lak­sanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (28 -29/10).

Begitupun juga keter­libatan aktif tokoh ma­sya­rakat mulai dari LPM, Pok­darwis, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan UM­KM Ekraf yang ada di ka­wasan ini.

“Sukses selalu untuk masyarakat Bukik Gado-gado dan sekitarnya. Se­moga berkenan dan ber­manfaat event ini, dan kami harapkan Festival Bukik Gado-gado ini menjadi agenda tahunan bagi Pemko Padang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa diwakili Kepala Dinas Pariwisata Yudi Indra Syani bersyukur dan bangga karena Kota Padang mampu mengangkat event tersebut.  Melalui kegiatan ini, para pelaku seni dapat ber­kreasi dengan tetap menjaga keaslian seni. Begitupun de­ngan adat istiadat dan kebu­dayaan yang sudah ada sejak dahulu ,bisa terus terjaga dan dapat dilestarikan.

Ia juga meminta kepada camat atau lurah serta orga­nisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus melakukan pembi­naan kepada masyarakat da­lam mempertahankan adat istiadat atau tradisi di Kota Padang. Pemko Padang men­dorong setiap kelurahan untuk melaksanakan satu event, bisa event seni, budaya, dan lain­nya. Karena hal ini sangat bermanfaat untuk menunjang kepariwisataan. (**)