BERITA UTAMA

Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki CPO, Kepala Pecah dan Bersimbah Darah, Janji Serahkan Diri ke Polsek, Sopir malah Kabur

1
×

Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki CPO, Kepala Pecah dan Bersimbah Darah, Janji Serahkan Diri ke Polsek, Sopir malah Kabur

Sebarkan artikel ini
olah TKP— Polisi melakukan olah TKP tewasnya pemotor akibat terlindas truk tangki di di Kampung Air Batu, Nagari Tanah Bakali, Kecamatan Airpura, Pessel.

 

PESSEL, METRO–Tragis. Seorang pengendara sepeda motor tewas terlindas truk tangki CPO di Jalan Lintas Sumbar-Bengkulu,persisnya di Kampung Air Batu, Nagari Tanah Bakali, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu (1/11) sekira pukul 10.15 WIB.

Korban yang diketahui bernama Irianto (60), warga Nagari Inderapura Utara ini tewas dengan kondisi yang mengenaskan di lokasi kecelakaan. Tubuhnya tergeletak dengan posisi telungkup dan bersimbah darah lantaran kepalanya pecah terlindas truk tangki CPO.

Sayangnya, usai melindas korban, truk tangki itu tidak berhenti dan malah terus melaju kencang. War­ga pun berusaha me­ngejarnya dengan menggunakan sepeda motor hingga berhasil dihentikan warga. Sopir yang saat itu sudah panik, berpura-pura bakal menyerahkan diri ke Polsek terdekat.

Bahkan untuk meyakinkan warga, sopir yang identitasnya belum diketahui sengaja meninggalkan truk tangki yang dikemudikannya. Sopir pun kemudian menumpangi mobil pikap yang kebetulan melintas, tapi belakangan diketahui sopir tidak ke Polsek melainkan melarikan diri.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan na­manya mengatakan, ke­cela­kaan maut itu melibatkan truk tangki dengan pelat nomor BM 9986 RU yang melindas seorang pengendara motor merek Honda Supra Fit Nomor Polisi BA 5553 GO.

“Saat saya datang, korban sudah tergeletak dan kepalanya pecah. Setelah itu personel Polsek datang ke lokasi. Tak jauh dari lokasi kecelakaan, truk tangki berhasil dihadang warga. Saya lihat korban sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat,” ungkapnya.

Sementara, Kanit Lantas Polsek Pancung Soal, Aipda Jonsriandi mengatakan, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan itu berawal ketika  sepeda motor me­rek Honda Supra Fit melaju dari arah Padang menuju Bengkulu.

“Setiba di TKP, datang truk tangki CPO dari arah yang sama atau dari belakang se­peda motor yang di­ken­darai korban dengan kece­patan tinggi lalu menyalip kendaraan lainnya. Saat itulah, korban yang bera­da di sebe­lah kiri truk tangki ter­senggol lalu korban terlindas,” ungkap Aip­da Jonsriandi.

Ditambahkan Aipda Jon­sriandi, saat ditabrak dan korban tergilas, salah satu warga sempat mendengar suara benturan yang cukup keras. Saat dilihat ke arah jalan, saksi malah melihat seorang laki-laki sudah terkapar di atas aspal dengan kondisi bagian kepala pecah dan sudah meninggal dunia.

“Lalu saksi berteriak mintak tolong hentikan mobil tangki CPO tersebut dan mobil tangki CPO berhasil di hentikan oleh warga. Kemudian, sopir tangki tersebut menyampaikan kepada saksi mau meyerahkan diri ke kantor Polsek tapi sopir tidak ada ke kantor Polsek,” ujarnya.

Diduga, sopir melarikan diri dengan menumpangi mobil pikap ke arah Tapan. Hingga kini Saat ini pihaknya bersama dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Pesisir Selatan melakukan olah TKP dan sopir masih dalam pencarian pihak kepolisian. (rio)