BERITA UTAMA

Yenny Wahid Dukung Ganjar-Mahfud, Ketum PBNU Gus Yahya: Dilarang Bawa-bawa Nama NU di Pilpres 2024

0
×

Yenny Wahid Dukung Ganjar-Mahfud, Ketum PBNU Gus Yahya: Dilarang Bawa-bawa Nama NU di Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf

JAKARTA, METRO–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf melarang semua pihak membawa nama NU dalam ajang Pilpres 2024 mendatang.

“Prinsipnya, apapun tindakan dukung mendu­kung dalam Pilpres men­datang ini tidak boleh mem­bawa-bawa NU, apalagi pengurusnya. Misal, atas nama NU saya mendukung calon ini, calon itu. Tidak boleh,” ujarnya ditemui usai konferensi pers terkait situasi konflik Palestina dan Israel di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa.

Kendati demikian ia me­ngatakan PBNU tidak me­larang warganya untuk ber­partisipasi untuk mem­beri­kan dukungan ke salah satu pasangan calon presiden.

”Kami tidak bisa meng­halangi hak pribadi-pribadi untuk berpartisipasi, itu silakan. Tapi tidak boleh mengatasnamakan NU,” ucap Gus Yahya, demikian ia biasa disapa.

Baca Juga  Jual Motor yang Dipinjam, Pemuda Pengangguran Diciduk, Modus Pura-pura Beli Rokok

Terkait keputusan Yen­ny Wahid yang menyata­kan dukungannya kepada pasa­ngan calon presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pil­pres 2024, Gus Yahya me­ngaku belum me­ngetahui po­sisi dukungan Yenny Wa­hid terhadap pa­sangan itu.

”Kalau memang posisi­nya resmi, misalnya jadi tim sukses, itu ada aturan-aturan. Tapi kalau cuma pribadi tidak jadi apa-apa, hanya sebagai rakyat, ya kita tidak bisa halangi toh,” tuturnya.

Saat ini Yenny Wahid merupakan pengurus aktif di organisasi PBNU sebagai Ketua Badan Pengem­ba­ngan Inovasi Strategis PBNU 2022-2027.

Dalam kesempatan itu Gus Yahya menyam­paikan apresiasinya kepada Pre­siden Joko Widodo (Jokowi) yang mengundang makan bersama tiga calon pre­siden di istana.

Baca Juga  Pria Bermotor Tebas Leher Mahasiswa Mentawai Tertangkap

”Saya apresiasi betul inisiatif dari Pak Presiden (Jokowi) melakukan itu. Ini untuk perlihatkan juga ke­pada rakyat bahwa ini ada­lah elit-elit pemimpin, se­ha­rusnya dengan begitu di antara mereka semua juga ada kesadaran bahwa apa­pun yang terjadi mereka terus kerja sama satu sa­ma lain,” tuturnya.

Oleh karena itu Gus Yahya juga mengajak ma­syarakat untuk menyam­but pesta demokrasi de­ngan santai tanpa meri­butkan soal perbedaan pilihan politik.

Ia menyampaikan pe­san untuk tiga calon pre­siden yang akan berkom­petisi di pilpres 2024 agar takut kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menyayangi rakyat. “Takutlah kepada Tuhan dan sayangi rakyat ini,” ucap Gus Yahya. (*)