PADANG, METRO – Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, H Boy Lestari Dt Palindih merupakan teman akrab Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jend Purn Wiranto. Maka tak heran, setiap Wiranto berkunjung ke Sumbar, selalu bersilahturahmi dengan H Boy Lestari.
Pada kesempatan kunjungan kerjanya ke Sumbar menghadiri kegiatan Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Wawasan Kebangsaan di Padang, Rabu (6/2), Wiranto bahkan disambut langsung oleh Ketua Umum Majelis Dzikir Babussalam Indonesia itu di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Pada kesempatan itu, H Boy Lestari menyerahkan buku berjudul Profil Majelis Dzikir Babussalam Indonesia kepada Wiranto. Suasana akrab terlihat dari percakapan kedua tokoh tersebut.
H Boy Lestari mengungkapkan saat pertemuannya dengan Wiranto, cukup banyak yang didiskusikan. Terutama kondisi bangsa dan negara saat ini. H Boy Lestari mengungkapkan, Wiranto berpesan kepadanya, sebagai ulama dan tokoh masyarakat, agar dapat berperan menjaga persatuan dan kesatuan jelang pemilu pada April mendatang.
“Pak Wiranto berharap, masyarakat Sumbar agar menempatkan persatuan ditempatkan di atas segalanya,” ungkap H Boy Lestari.
Selain itu, melalui Forum Kordinasi dan Sinkronisasi Wawasan Kebangsaan, yang diikutinya di Padang, Wiranto juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbar agar memilih pemimpin harus hati-hati, karena menentukan nasib masa depan bangsa dan negara ini lima tahun ke depan.
Menurutnya, untuk mencari pemimpin, carilah pemimpin yang baik dan benar. “Yang benar, artinya yang berkompetensi, yang berkualitas, yang tahu tugas-tugasnya, punya kekuatan intelektual, emosional, kreativitas dan spiritual,” ujar Wiranto.
Karena untuk memilih pemimpin ini melalui one man one vote, maka diserahkan kepada rakyat, untuk menentukan pilihannya.
“Di tangan rakyat nasib lima tahun ke depan ditentukan. Tidak untung-untungan,” ungkap mantan Panglima TNI ini.
Wiranto juga mengingatkan masyarakat Sumbar, agar jangan sampai karena mendapat informasi hoaks, berdampak, bangsa dan negara ini mendapatkan pemimpin yang salah, yang tidak siddiq, amanah, fathonah, tabliq.
“Karena itu, seluruh elemen masyarakat Sumbar, ajaklah rakyat untuk menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin yang baik yang membawa kemaslahatan,” ajaknya.
Selain itu terang Wiranto, agar seluruh elemen masyarakat Sumbar agar dapat berperan mewujudkan masyarakat yang harmonis. “Jangan sampai karena pemilu ini, rakyat terbelah secara permanen. Dahulukan kepentingan bangsa dan negara,” harapnya. (fan)





