OLAHRAGA

Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales Dilarang Terlihat dalam Sepak Bola Selama Tiga Tahun

0
×

Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales Dilarang Terlihat dalam Sepak Bola Selama Tiga Tahun

Sebarkan artikel ini
DIJATUHI HUKUMAN— Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales saat hadir di final Piala Dunia Wanita 2023 saat Spanyol menghadapi Inggris. Rubiales dijatuhi hukuman tiga tahun oleh FIFA.

Mantan Presiden Fe­derasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales, yang menghadapi kasus dugaan pelecehan seksual di Spa­nyol, telah dilarang terlibat dalam aktivitas sepak bola selama tiga tahun oleh FIFA.

Diketahui, badan sepak bola dunia tersebut awal­nya menskors Rubiales selama tiga bulan menyusul dugaan kasus ciuman tanpa persetujuan yang dia lakukan terhadap pesepak bola wanita Spanyol Jenni Hermoso setelah pertan­dingan final Piala Dunia Wa­nita di Australia pada 20 Agustus.

Dikutip Reuters, Senin (30/10), FIFA menyatakan “Komite disiplin FIFA telah melarang Luis Rubiales … dari seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola pada tingkat nasional maupun internasional selama tiga tahun, setelah terbukti melakukan pelanggaran Pasal 13 Kode Disiplin FIFA,”.

Baca Juga  Arsenal Apes Lagi! Gagal Melaju ke Final Usai Tumbang Agregat 0-4 di Tangan Newcastle, Gabriel Martinelli Menambah Daftar Cedera Pemain The Gunners

Buntut dari keputusan tersebut berarti Rubiales tidak dapat lagi mencalonkan diri sebagai Presiden RFEF atau Majelis Umum di bawah rezim pemilihan baru Spanyol untuk federasi olahraga yang diajukan bulan lalu oleh Dewan Olah­­raga Nasional (CSD) di negara itu.

Aturan CSD menyatakan siapa pun yang telah dijatuhi hukuman oleh ba­dan disiplin federasi atau pengadilan olahraga nasional maupun internasio­nal, tidak memenuhi sya­rat.

Terkait pelarangan yang diberikan, Rubiales melalui akun media sosialnya mengatakan akan me­ngajukan banding dengan menuduh FIFA tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.

Baca Juga  Honda Hayati kembali Gaungkan Kampanye #Cari_Aman, Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara

“Saya akan melakukan upaya akhir untuk memastikan keadilan ditegakkan dan keadilan terungkap,” ujarnya.

Sementara itu, penga­cara Rubiales menolak untuk memberikan pernya­taan atas keputusan FIFA.

Saat ini Rubiales juga tengah menjalani investigasi oleh Mahkamah A­gung Spanyol atas dugaan pelecehan seksual dan pemaksaan menyusul ada­nya laporan oleh Hermoso.

Pada September, Rubiales menyatakan mundur dari jabatan presiden Fe­derasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan juga mundur sebagai wakil presiden Badan Sepak Bola Eropa (UEFA).

Rubiales, yang menegaskan ciuman itu terjadi atas dasar suka sama suka, mengatakan dia tidak ingin sepak bola Spanyol dirugikan oleh “kampanye yang tidak proporsional” terhadapnya. (jpg)