POLITIKA

Gelar Nobar Serentak Film ‘Kejarlah Janji’, KPU Raih 2 Rekor MURI

0
×

Gelar Nobar Serentak Film ‘Kejarlah Janji’, KPU Raih 2 Rekor MURI

Sebarkan artikel ini
TERIMA PENGHARGAAN— Ketua KPU RI Hasyim Asyari terima dua Piagam penghargaan MURI, Sabtu (28/10).

JAKARTA, METRO–Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia”Indonesia (MURI). Adapun penghargaan ter­sebut diraih atas Rekor Pemrakarsa dan Pe­nyelenggara Nonton Film Bareng Serentak oleh Mahasiswa Terbanyak serta Pemrakarsa dan Penye­leng­gara Nonton Film Bareng Serentak oleh Santri Terbanyak di Kota Se­marang.

Piagam penghargaan MURI ter­sebut diterima langsung Ketua KPU Hasyim Asyari dari perwakilan MURI Sri Widyati, Sabtu (28/10). Nonton film bareng ‘Kejarlah Janji’ serentak oleh santri dan mahasiswa terbanyak resmi tercatat di Museum Rekor Dunia-Indonesia sebagai rekor yang ke-11.348 dan 11.349.

Hasyim mengatakan kegiatan yang diselenggarakan di FISIP UN­DIP Semarang ini sebagai upaya KPU untuk membangun kesadaran ber­sama dalam menciptakan Pemilu 2024 yang damai dan menolak se­gala bentuk perpecahan.

(Film)’Kejarlah Janji’, KPU ingin membangun kesadaran bersama untuk menciptakan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, mengajak pemilih menggunakan hak pilihnya dengan bijak, melawan politik uang, politik identitas dan SARA, serta membangun sikap toleransi,” kata Hasyim dalam keterangan tertulis, Senin (30/10).

Dia mengatakan film ‘Kejarlah Janji’ sangat kuat dalam menyam­paikan pesan, hiburan, dan infor­masi kepada masyarakat secara luas, terutama untuk generasi mile­nial dan pemilih pemula, gen Z, termasuk para santri di pesantren.

“KPU ingin berinteraksi dengan teman-teman mahasiswa, agar sa­ma-sama memahami suasana kon­testasi pemilu,” jelas Hasyim.

Kegiatan kolosal ini merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada ma­sya­rakat, yakni sebagai strategi yang lebih variatif dan out of the box (menggunakan cara pandang baru), salah satunya melalui pembuatan film cerita layar lebar.

“Film bisa menjadi hiburan yang menyenangkan bagi penonton, tetapi juga bisa memiliki elemen pendidikan dan budaya atas pesan yang di­sampaikan. Mengingat pe­milu tidak hanya sebagai ajang politik, tetapi juga peristiwa kebuda­yaan. KPU sangat mengapresiasi pemberian rekor MURI ini. Semoga film ‘Kejarlah Janji’ bisa menjadi tontonan dan tuntunan masyarakat menghadapi Pemilu 2024,” tuturnya.

Sementara itu, Sri Widyati me­nga­takan nonton bareng film ‘Ke­jarlah Janji’ serentak yang diseleng­garakan oleh KPU adalah kegiatan spektakuler. Tahap pertama nonton bareng telah dilaksanakan ber­te­patan dengan Hari Santri tanggal 22 Oktober 2023 di 38 provinsi dan 460 pesantren serta ditonton kurang lebih oleh 119.767 santri. Kemudian pada 28 Oktober 2023, bertepatan dengan Hari Sum­pah Pemuda, non­ton bareng dilak­sanakan seren­tak di 36 provinsi dan 435 perguruan tinggi serta ditonton kurang lebih 216.765 mahasiswa.

“Film ‘Kejarlah Janji’ bercerita soal pentingnya menepati janji dan tidak menyebarkan berita yang tidak baik dalam pemilu, serta men­ceritakan pemilu yang meng­gem­birakan seba­gai bagian dari sosia­lisasi penye­lenggaraan Pemilu 2024 . Kami ber­harap Pemilu 2024 berja­lan sukses dengan mengajak keter­libatan aktif para santri dan ma­hasiswa. Mewakili Bapak Jaya Su­prana, sekaligus me­nge­­sahkan bah­wa nonton film bareng serentak oleh santri dan mahasiswa ter­banyak, res­mi tercatat di Museum Rekor Du­nia-Indonesia sebagai rekor yang ke-11.348 dan 11.349,” tutup Sri. (*/rom)