Pemerintah Kota Bukittinggi, mendorong Lembaga Penyiaran Pemerintah Radio Republik Indonesia (LPP RRI) daerah setempat untuk berganti tipe menjadi kelas A.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, mengapresiasi terobosan RRI Bukittinggi dengan menghadirkan program baru Pro 4 baru-baru ini.
“Luar biasa bagi RRI yang masih berada di tipe C, ini akan jadi landasan LPP RRI Bukittinggi untuk naik tingkat menjadi tipe B, namun kami memiliki alasan untuk seharusnya lebih naik lagi menjadi tipe A,” kata Marfendi, Jumat (29/10).
Menurutnya, RRI Bukittinggi punya rekam jejak yang baik dan menjadi saksi sejarah penting kemerdekaan Indonesia.
“Ini jangan dilupakan dan harus jadi pertimbangan untuk ditingkatkan jadi tipe A,” harap Wawako.
Ia turut mengapresiasi Kepala Stasiun RRI Bukittinggi, Yulian S. Sabaa yang pindah tugas ke LPP RRI Sungai Liat Provinsi Bangka Belitung.
“Satu tahun empat bulan mengabdi di Bukittinggi, terima kasih atas pengabdian Bapak Yulian dan melahirkan Pro 4, dari sarana prasarana, kami mendukung RRI Bukittinggi,” kata Wawako.
Yulian S. Saaba digantikan oleh Budi Suwarno yang sebelumnya menjadi Kepala Stasiun LPP RRI Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.
Yulian S Saba menyampaikan banyak kesan baik yang telah terbangun selama mengabdi di RRI Bukittinggi selama satu tahun empat bulan.
“Pertahankan apa yang telah kita raih dan tingkatkan bersama Bapak Budi Suwarno, salah satunya sudah berjalannya Pro 4 RRI dengan Frekuensi 88.9 MHz dan juga program RRI digital,” ungkapnya.
Kepala Stasiun RRI Bukittinggi yang baru, Budi Suwarno, menyampaikan, sebagai penerus, apa yang telah dilakukan sebelumnya, tentukan dipertahankan dan ditingkatkan.
Saat ini RRI Bukittinggi memang masih tergolong tipe C, namun sudah ada program Pro 4, ini sudah setara dengan tipe B. Peningkatan program digital, menjadi salah satu target yang harus dicapai bersama.
“Program saya lebih meningkatkan RRI Digital. Sesuai pesan pimpinan kami, bagaimana adaptasi era digital menjadi sebuah keniscayaan. Kita harus tingkatkan sistem digital ini di RRI Bukittinggi, sehingga masyarakat lebih mencintai RRI,” pungkasnya. (pry)






