PESSEL METRO–Menjadi magnet tujuan wisatawan dengan berbagai destinasinya, membuat Kabupaten Pesisir Selatan mendapat julukan Negeri Sejuta Pesona. Ekonomi berputar, tentu memberikan dampak positif pada pendapatan asli daerah ( PAD) dari retribusi tiket wistawan di wilayah tersebut.
Miliaran rupiah digelontorkan Pemerintah Daerah, Pesisir Selatan dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan. Salah satunya pengembangan kawasan wisata Pulau Semangki besar dan pulau semangki kecil.
Di alokasikan melalui anggaran DAK tahun 2022, kurang lebih 5 Miliar untuk pengembangan Pulau Semangki. Bahkan, direncanakan dua Pulau Semangki Besar dan Kecil direncanakan akan dibangun jembatan penghubung dialokasikan anggaran Rp.300 juta dari APBD tahun 2023 mendatang.
Selain pulau Semangki, pemerintah daerah setempat melalui dinas terkait yang membidangi nya pada tahun 2023 akan membangun objek wisata jembatan kaca. Yang berlokasi di air terjun timbulun, dengan anggaran Rp.25 miliar.
Bukan hanya sekedar jembatan kaca, di lokasi tersebut juga telah dilakukan pelatakan batu pertama pembangunan plaza timbulun yang bersumber dari anggaran DAK fisik Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga tahun 2023 Rp.3.358.776.000, berkolaborasi bersama dengan Dinas PUTR Kabupaten Pesisir Selatan.
Pembangunan Plaza Timbulun dari anggaran DAK fisik Bidang Pariwisata Tahun 2023 Rp.3.358.776.000 sesuai dengan Kepmenpar no : 42/NK.01.02/MK/2023, dikerjakan Cv. Fredior nilai kontrak Rp.3.172.207.500 nomor : 556/05/SPK- SAPRAS/DPKO-PS/ VII-2023, pengawas Cv. Multi Mitra Serasi Consultan Rp.99.189.000.
Kadispora Suhendri, saat peletakan batu pertama pembangunan Plaza Timbulun mengatakan, tahapan pembangunan dilaksanakan dua tahun anggaran DAK 2023 dan 2024. Untuk 2023 dibagi menjadi dua menu, menu 1 pembangunan fasilitas area penunjang kegiatan wisata, area parkir pengunjung, bangku taman, Gazebo, plaza kuliner, kios kuliner. Dan Fasilitas umum, tempat parkir, tempat ibadah dan toilet.
Usulan tahun 2024, pembangunan TIC dan perlengkapan, fasilitas aksibilitas, fasilitaa hiking, fasilitas kebersihan, fasilitas mitigasi bencana dan alam, panggung kesenian/ pertunjukan dan perlengkapan lainya. “Pembangunan Plaza Timbulun perpaduan wisata air dengan ekowisata. Dengan luas lahan 4,4 Ha,” ucap Suhendri.
Lebihjauh dijelaskan Suhendri, ada empat segmen di dataran air terjun timbulun, segmen pertama ( bantaran rendah atau pinggiran), Segmen kedua perbukitan sebelah kiri memiliki keunikan (dibangun 1000 tangga menuju puncak glass bridge ( jembatan kaca), segmen ketiga (pembangunan agrowisata – glass bridge), dan segmen keempat adalah wahana air sungai, dimulai dari air terjun timbulun sampai dengan sepanjang aliran sungai (kolam renang, jembatan penyeberangan, dan wahana air lainya).
“Kita berharap dengan adanya destinasi pariwisata baru air terjun timbulun dapat mendongkrak kunjungan wisatawan. Saat ini kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesisir Selatan 1.065.000 dari 21 destinasi yang ada di Pessel. “ Yang pasti dapat mendongkrak ekonomi masyarakat di Pessel, “ jelasnya.
“Tentunya dengan anggaran miliar telah digelontorkan dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan benar – benar mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, tentunya apa yang menjadi target dinas pariwisata setempat dalam 1 tahun bisa tercapai,” tambah (rio)






