METRO PESISIR

Miliki 1.785 Hektare Lahan, Sektor Pertanian Titik Fokus Pemko Pariaman

1
×

Miliki 1.785 Hektare Lahan, Sektor Pertanian Titik Fokus Pemko Pariaman

Sebarkan artikel ini
PANEN— Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Suwandi, bersama perwakilan Deputi 1 BAPANAS Rustam, Sekdako Pariaman Yota Balad, saat panen raya.

PARIAMAN, METRO–Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman menjadi lokasi panen raya Padi Sawah milik petani warga setempat dengan luas hamparan 120 hektare lahan sawah. Panen raya di lakukan Menteri Pertanian RI melalui Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Suwandi, bersama perwa­kilan Deputi 1 BAPANAS Rustam, Sekdako Pariaman Yota Balad, perwakilan Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Anilta.

Suwandi menilai saat ini secara keseluruhan Provinsi Sumatera Barat dalam data pusat statistik nasional di­prediksi mengalami pening­katan hasil panen dibanding tahun sebelumnya dalam peningkatan hasil beras nasional. Sinergisitas Pemko Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan sangat berpengaruh besar dalam melakukan pembinaan kepada petani yang ada di Kota Pariaman ini, dan ia menilai hal itu telah terlaksana baik di Kota Pariaman sehingga berdampak bagi pertumbuhan dan peningkatan hasil panen masyarakat pe­tani.

Beberapa kendala ma­salah irigasi air, Suwandi sampaikan akan lakukan tindakan cepat guna menjaga stabilitas penghasilan panen padi sawah, sehingga sebe­lumnya lahan sawah kondi­sinya tadah hujan, dapat menjadi solusi baru dengan ketersediaan air untuk pe­ngairan sawah dan kelancaran dalam peningkatan pro­duksi pangan khususnya padi di Kota Pariaman ini.

Baca Juga  Rutin Monitoring, Inspektur Awasi Dana BOS

Sementara itu  Yota Balad mengucapkan terimakasih atas kedatangan rombongan dari Kementerian Pertanian RI di Kota Pariaman, hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat dengan Kota Pariaman dalam pe­ningkatan hasil panen ma­syarakat petani yang ada di Kota Pariaman. “Peningkatan hasil panen masyarakat pe­tani yang ada di Kota Pariaman ini akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi ma­sya­rakat untuk lebih sejah­tera lagi, sektor pertanian merupakan salah satu titik fokus Pemko Pariaman, karena 40 % lahan dengan total lahan tani pangan 1.785 hektare yang ada di Kota Pariaman merupakan lahan pertanian dan sangat produktif bagi masyarakat petani,” ujar Yota.

Baca Juga  Forikan Padangpariaman Genjar Ajak Anak Konsumsi Ikan

Dengan panen raya ini, sambung Yota lagi, sangat mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan di Kota Pariaman, hal itu berdasarkan tingkatan hasil produksi padi di tahun 2022 lalu mencapai 26, 092 ton.

Yota mengharapkan, beberapa kendala terkait kelancaran irigasi air sawah yang mana sampai saat ini terda­pat satu saluran irigasi Anai III, saat ini debit airnya belum bisa dinikmati oleh pe­tani kita di Kota Pariaman, sehingga sebahagian besar lokasi hamparan pertanian di Kota Pariaman masih mengharapkan hujan, dan ini berdam­pak juga bagi keterlambatan da­lam proses bertanam. “Semoga kedatangan Bapak dari Kementerian pertanian ini, membawa nikmat baru bagi Kota Pariaman, dan berdampak baik bagi peningkatan hasil tani dan pangan ma­syarakat Kota Pariaman da­lam pemenuhan kebutuhan eko­nomi yang lebih sejah­tera,” tutup Yota mengakhiri. (efa)