METRO SUMBAR

Maulid Nabi, Ponpes Safinatun Najah Gelar Tabligh Akbar 

0
×

Maulid Nabi, Ponpes Safinatun Najah Gelar Tabligh Akbar 

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN MAULID NABI— Bupati Pasaman Barat Hamsuardi bersama rombongan disambut panitia Tablig Akbar di Ponpes Safinatun Najah Kecamatan Pasaman, Rabu (25/10).

PASBAR, METRO–Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Safinatun Najah Kecamatan Pasaman, Rabu (25/10) pagi dihadiri Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi, Ketua DPRD Pasbar Erianto dan didampingi stakeholder terkait. Acara itu juga menghadirkan Pemateri KH. Chairul Ansori Lc. MA.

Dalam sambutannya, Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa Program Ung­gulan Pemerintah Da­erah (Pemda) Pasaman Barat adalah Tahfidz Al-Qur’an dan Magrib Mengaji. Tujuan dari program tersebut dibuat untuk menjadikan masyarakat Pasbar ke depan menjadi penghafal Al-Qur’an, serta menjadikan Pasbar yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Kita sudah lihat kondisi masyarakat kita di Pasbar. Kita mufakat, apa bentuk usaha sehingga ma­syarakat kita sejahtera. Akhirnya kita sepakati meng­hafal Al-Qur’an yang ditompangkan di SD dan SMP. Mari dukung program ini, berikan kesempatan anak-anak kita membaca dan menghafal Al-Qur’an,” himbaunya.

Baca Juga  Arsip, Bagian Penting dari Identitas Bangsa

Ketua DPRD Pasbar Erianto menyebutkan Pasbar memiliki tantangan yang besar dalam meningkatkan dunia pendidikan. Banyak orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di Pondok Pesantren dengan tidak memikirkan moril dan materil yang dihabiskan. Untuk itu, Pemda melalui Dinas Pendidikan harus melakukan peningkatan kualitas sekolah di Pasbar terutama pesantren yang menjadi pilihan orang tua murid.

“Kita dari DPRD mendukung penuh kegiatan Ponpes ini. Kita bersama Pemda sudah bisa membantu ponpes yang sedang membangun. Kita meminta pihak Ponpes berkoordinasi dengan Pemda dan DPRD Pasbar. Kita juga sudah 2 tahun membantu pengurus masjid, musholla dan ponpes yang membangun,” ungkapnya

Di samping itu, Pimpinan Ponpes Safinatun Najah Buya Bulkhaini menjelaskan Safinatun Najah berarti kapal penyelamat. Berdirinya pesantren ma­sih kurang dari 2 tahun, dengan jumlah santri berjumlah 96 orang. Menuju usia 2 tahun, musibah kebakaran menimpa Safinatun Najah bulan Juni lalu yang mengakibatkan gedung serta isinya habis terbakar.

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 di Mentawai Bertambah 8 Orang

“Meskipun baru, dan setahun jagung saat ada lomba antar pesantren se-Pasbar FKKP tapi mereka bisa bersaing dengan ponpes lainnya. Syahrir Qur’an mendapat juara 2. Banyak penyimpangan yang merusak generasi, hadirnya ponpes ini membantu meringankan bapak bupati sebagai pimpinan Pasbar. Sedikit cerita ba­pak ibu, usia yang masih seumur jagung namun cobaan menimpa kita dengan pe­ristiwa kebakaran. Namun kita tetap semangat de­ngan dukungan Pemda, DPRD, wali santri serta masyarakat lainnya,” jelasnya

Selain itu, Laporan Ketua Panitia Mardis mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati Hamsuardi beserta rombongan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang ambil andil memeriahkan acara Tabligh Akbar tersebut. (end)